PMI Klaten Siapkan 12.000 Masker Bagi Warga di Lereng Gunung Merapi

Kompas.com - 24/05/2018, 11:59 WIB
Sejumlah warga menggunakan masker untuk melindungi diri dari dampak hujan abu akibat letusan freatik Gunung Merapi,  Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Sejumlah warga menggunakan masker untuk melindungi diri dari dampak hujan abu akibat letusan freatik Gunung Merapi, Senin (21/5/2018).

KLATEN, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia ( PMI) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menyiapkan 12.000 masker bagi warga di sekitar area Gunung Merapi. Persediaan masker tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan asap letusan freatik Gunung Merapi mengarah ke beberapa daerah di Klaten.

Ketua PMI Klaten Purwanto mengatakan, dari jumlah itu sebagian masker telah dibawa naik ke beberapa dusun di Klaten yang jaraknya berdekatan dengan Gunung Merapi. Sebab, letusan freatik Gunung Merapi sering terjadi.

"Semua sudah kami siapkan. Relawan, masker dan ambulan semuanya sudah siap. Masker yang kami siapkan ada 12.000 buah. Tinggal menunggu instruksi dari BPBD jika kemungkinan Gunung Merapi meletus," kata Purwanto ditemui di PMI Klaten, Jawa Tengah, Kamis (24/5/2018).

Baca juga: Apa Penyebab Seringnya Letusan Freatik Merapi?

Dia menambahkan, persiapan itu telah dilakukan jauh hari mengingat letusan freatik Gunung Merapi yang terus meningkat dan sering terjadi. Pada Kamis pukul 10.48 WIB Gunung Merapi kembali meletus freatik dengan tinggi kolom 1.500 dengan durasi 2 menit.

Purwanto menjelaskan, pihaknya telah melalukan rapat koodinasi dengan lintas sektoran, bahkan dengan PMI yang jaraknya dekat dengan Gunung Merapi. Koordinasi untuk menyiapkan persiapan untuk menghadapi kemungkinan Gunung Merapi meletus.

Sementara Kepala BPBD Klaten Bambang Giyanto mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak panik dan tenang serta waspada dalam beraktivitas. Selain itu meminta kepada warga masyarakat yang bepergian untuk menggunakan masker dan kacamata supaya tidak terkena asap akibat letusan freatik Gunung Merapi.

Baca juga: Pukul 10.48 WIB, Gunung Merapi Kembali Meletus Durasi 2 Menit

"Kami mengimbau warga masyarakat tetap tenang dan waspada. Jangan panik tunggu instruksi dari BPBD," jelas dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Regional
Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X