"Launcher Girder" Jembatan 2 Tol di Jombang Ambruk, Ini Dampak untuk Arus Mudik

Kompas.com - 23/05/2018, 09:00 WIB
Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto (paling kanan) meninjau launcher girder jembatan penghubung tol Jombang-Mojokerto dan Kertosono-Ngawi yang ambruk. Surabaya.tribunnews.com/SutonoKapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto (paling kanan) meninjau launcher girder jembatan penghubung tol Jombang-Mojokerto dan Kertosono-Ngawi yang ambruk.

JOMBANG, KOMPAS.com - Ambruknya peluncur girder atau launcher girder dari jembatan yang direncanakan menghubungkan Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) dengan Tol Kertosono-Ngawi di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (21/5/2018), dinilai akan berpengaruh terhadap arus mudik Lebaran.

Kejadian ini menyebabkan jembatan ini terancam tak bisa optimal digunakan pada arus mudik Lebaran tahun ini.

Padahal, jembatan ini sebelumnya diharapkan bisa mengurangi kepadatan di Simpang Bangjuri (Jombang, Nganjuk, Kediri) di Mengkreng.

"Untuk mudik akan dipakai arus satu jalur. Jembatan terus dikebut pekerjaannya. Semoga saat arus mudik bisa dipakai satu lajur sehingga bisa mengurangi kemacetan di wilayah Jombang, Kediri, Nganjuk," ungkap Kapolres Jombang AKPB Fadli Widiyanto saat meninjau lokasi, Senin.

Baca juga: Launcher Girder Jembatan 2 Tol di Jombang Ambruk, Diduga karena Angin Kencang

Fadli mengatakan, ambruknya peluncur girder terjadi pada saat penataan alat bantu pemasangan girder tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Girder adalah sebuah balok di antara dua penyangga pada suatu jembatan atau flyover.

"Tadi alat ini (launcher/peluncur) dipasang untuk memindahkan girder. Saat di-setting, mendadak berguncang lalu rubuh. Harusnya hari ini girder bisa masuk. Tapi karena launcher rubuh, jadi tertunda," kata Fadli.

Ambruknya launcher ini masih dalam penyelidikan internal pihak kontraktor. Namun menurut Fadli, berdasarkan informasi yang didapat, robohnya launcher tersebut terjadi akibat kencangnya tiupan angin yang terjadi di atas jembatan sepanjang 50,81 meter tersebut.

"Jadi saat alat berdiri, belum ditata kemudian terguncang karena angin, lalu roboh ke kiri," imbuhnya.

Baca juga: Gubernur Pastika: Patung GWK Akan Jadi Kebanggaan Bali dan Indonesia

Dibutuhkan waktu tiga hari untuk menata ulang launcher, sebelum menaikkan girder ke atas tiang penyangga yang membentang di atas Sungai Besuk yang membelah Desa Bandarkedungmulyo dengan Gondangmanis di Kecamatan Bandarkedungmulyo itu.

Disinggung soal kemungkinan adanya kelalaian saat pemasangan launcher, Fadli menyatakan itu kewenangan internal kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek.

"Yang pasti tidak ada korban luka maupun jiwa manusia dan semoga tidak mengganggu target, jembatan bisa difungsikan saat musim mudik lebaran," tuturnya.


Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Peluncur Girder Ambruk, Jembatan Tol Jomo - Kertosono Ngawi Terancam Tak Beroperasi Saat Lebaran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Sungai Parat Semarang Tercemar Limbah Babi, Peternak Akui Ada Kebocoran

Regional
Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X