Kompas.com - 22/05/2018, 15:45 WIB
Kapolres Ogan Komering ulu (OKU) AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari saat gelar perkara terhadap tersangka Zainul yang tega menganiaya istrinya sendiri hingga nyaris tewas, Selasa (22/5/2018). Dok.Kapolres Ogan Komering ulu (OKU) AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari saat gelar perkara terhadap tersangka Zainul yang tega menganiaya istrinya sendiri hingga nyaris tewas, Selasa (22/5/2018).

OGAN KOMERING ULU, KOMPAS.com -  Gara-gara dibakar cemburu, Zainul Awib (36) warga Dusun 1 Desa Tanjung Manggus Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, tega menganiaya istrinya sendiri hingga nyaris tewas.

Sang istri, Triana Septiana (19) kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat lantaran mengalami luka sayatan dileher dan luka tusukan. 

Kapolres OKU AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari mengatakan, tersangka Zainul ditangkap petugas usai keluarga korban membuat laporan ke polisi atas peristiwa berdarah tersebut.

Pelaku ditangkap hanya beberapa jam dari kejadian penganiayaan tersebut. Petugas Polres OKU langsung menangkap tersangka yang ketika itu sedang berada di rumah.

Baca juga: Pria Bakar Pacarnya karena Cemburu, Korban Alami Luka Bakar 65 Persen

"Barang bukti sebilah pisau yang digunakan tersangka untuk menggorok istrinya sudah kita dapatkan. Pelaku adalah suami korban," kata Ni Ketut Widayana saat gelar perkara, Selasa (22/5/2018).

Ni Ketut menjelaskan, kejadian tersebut berlangsung pada Senin (21/5/2018) kemarin. Pelaku Zainul menduga istrinya itu memiliki pria idaman lain, sehingga keduanya pun terlibat pertengkaran hebat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zainul yang saat itu terbakar cemburu langsung emosi dan menuju dapur untuk mengambil pisau dan menemui korban.

"Dari belakang pelaku langsung menyayat korban dan menusuknya, korban menjerit minta tolong dan ditolong keluarganya yang tinggal berdekatan. Korban selamat dan kini masih menjalani operasi,” ujar Ni Ketut.

Baca juga: Cemburu Berujung Tewasnya Seorang Wanita di Kamar Kos

Dari rumah tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau, buku nikah, satu lembar seprai dan baju korban yang berlumuran darah.

Atas perbuatannya Zainul diancam pidana dengan pasal 44 ayat 2 Undang-Undang no 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kompas TV Seorang suami tega menganiaya istri yang sedang hamil hingga bayi dalam kandungan meninggal.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X