Jenazah Bayu, Korban Ledakan Bom Surabaya, Diserahkan Kepada Keluarga

Kompas.com - 22/05/2018, 13:57 WIB
Jenazah Bayu disemayamkan di rumah duka Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya, Selasa (22/5/2018) KOMPAS.com/Achmad FaizalJenazah Bayu disemayamkan di rumah duka Jalan Gubeng Kertajaya Surabaya, Selasa (22/5/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Jenazah Aloysius Bayu Rendra Wardhana, korban ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya, diserahkan kepada pihak keluarga pada hari ini, Selasa (22/5/2018).

Isak tangis keluarga pun pecah saat Kapolda Jawa timur (Jatim) Irjen Machfud Arifin menyerahkan jenazah Bayu kepada pihak keluarga di ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim, Selasa (22/5/2018).

Usai diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah Bayu langsung dibawa ke rumah duka Jalan Gubeng Kertajaya 1 Surabaya untuk disemayamkan.

Jenazah Bayu sebagai korban ledakan bom memang tidak langsung diserahkan ke keluarga sebab harus melalui proses identifikasi terlebih dahulu. 


Baca juga: Risma: Bayu Itu Seorang Pahlawan...

Identifikasi tubuh Bayu, menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, memang memerlukan waktu yang lama.

Setidaknya tim DVI Polda Jatim memerlukan waktu 10 hari sejak bom meledak pada Minggu (13/5/2018) lalu.

"Tim perlu banyak waktu karena tubuh jenazah yang sudah tidak utuh," kata Kombes Frans.

Pantauan Kompas.com di rumah duka, pihak keluarga terlihat sedang mempersiapkan lokasi persemayaman jenazah Bayu. Beberapa tetangga dan aparat kelurahan juga terlihat melayat ke rumah duka.

Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga, jenazah rencananya akan dimakamkan Rabu (23/5/2018) besok di komplek makam umum Keputih Surabaya.

Baca juga: Hormat untuk Bayu, Koordinator Parkir Gereja yang Tewas Saat Hadang Motor Pembawa Bom

 

"Pemakaman besok di makam Keputih, setelah dilakukan misa di gereja tempat kejadian bom," kata Galih Wardhana, adik almarhum Bayu.

Bayu disebut pahlawan dalam ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya. Dia menghalau pelaku bom agar tidak masuk ke dalam gereja, sehingga korban ledakan dari jemaat gereja tidak terlalu banyak.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X