Kecelakaan di Bumiayu Brebes, Korban Tewas Jadi 12 Orang

Kompas.com - 21/05/2018, 12:06 WIB
Warga memperhatikan rumah yang tertabrak truk di jalur tengah Tegal-Purwokerto, Desa Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Truk pengangkut gula yang diduga mengalami rem blong tersebut menabrak enam rumah, satu kios buah, 19 sepeda motor, dua mobil sehingga mengakibatkan 11 orang meninggal dan sejumlah warga luka-luka. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/kye/18 ANTARA FOTO/Oky LukmansyahWarga memperhatikan rumah yang tertabrak truk di jalur tengah Tegal-Purwokerto, Desa Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018). Truk pengangkut gula yang diduga mengalami rem blong tersebut menabrak enam rumah, satu kios buah, 19 sepeda motor, dua mobil sehingga mengakibatkan 11 orang meninggal dan sejumlah warga luka-luka. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/kye/18

BREBES, KOMPAS.com - Jumlah korban kecelakaan maut di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bertambah menjadi 12 orang.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Bakharuddin menuturkan, satu korban akhirnya meninggal di rumah sakit karena luka parah yang dialaminya.

"Saat ini, korban tewas jadi 12 orang. 11 meninggal di lokasi kecelakaan dan satu orang di rumah sakit," kata Bakharuddin saat olah TKP, Senin (21/5/2018).

Baca juga: Cerita Penjual Siomay yang Lolos dari Maut di Bumiayu Brebes, Truk Tabrak Gerobak, Rudi Pun Terpental

Dalam kecelakaan, Minggu (20/5/2018), sebuah truk merah bernomor polisi H 1996 HZ menabrak belasan sepeda motor, satu mobil dan beberapa bangunan rumah.

Diduga, truk mengalami rem blong di jalan menurun sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Sopir, hingga kemarin malam, disebutkan dalam keadaan kritis.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Truk yang Menewaskan 11 Orang di Bumiayu Brebes

Berikut ini daftar terbaru korban tewas:

1. Amaliyah Dwi Cahyani binti Sakrib (20) mahasiswi dk. Karangbawang, Pakujati, Paguyangan, Brebes.
2. M. Hanif Amrullah bin Wiyono (27) guru dk. Talok Dukuhturi Bumiayu, Brebes.
3. Yuli Pujiati Ningrum binti Bambang Toro (31), ibu RT Pendawa Kalierang Bumiayu, Brebes.
4. Nada Salsabila Alda binti Saefudin (10), pelajar Bumiayu, Brebes.
5. Rizal (31).
6. Saekhun (60) pegawai swasta tipar Paguyangan, Brebes.
7. Rohmat (60), pegawai swasta Desa Jatisawit, Bumiayu, Brebes.
8. Wahidin bin Juri (27), pegawai swasta Karangpari, Bantarkawung, Brebes.
9. Roni (48) dari Blok Trisari Dusun Majasari Kec. Ligung, Majalengka.
10. M.Faozan bin Masturo (45) pegawai swasta Dukuhturi, Bumiayu, Brebes.
11. Wili Eka Saputra (21) pegawai swasta wanatirta, Paguyangan, Brebes.
12. Isna Evinka H. Kalisalak, Jatisawit, Bumiayu, Brebes.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul BREAKING NEWS, Ini Identitas 12 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bumiayu

 

 

Kompas TV Jumlah korban tewas akibat kecelakaan maut truk tronton di jalan Tegal-Purwokerto, Brebes, Jawa Tengah menjadi 12 orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X