Ngabuburit dengan Tasbih Raksasa Berusia 400 Tahun

Kompas.com - 21/05/2018, 10:38 WIB
Ngabuburit dengan tasbih raksasa sepanjang 38 meter dan berusia 400 tahun. KOMPAS.com/JunaediNgabuburit dengan tasbih raksasa sepanjang 38 meter dan berusia 400 tahun.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Warga Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat mempunyai tradisi ngabuburit dengan cara berzikir sambil menggunakan tasbih raksasa berusia 400 tahun di masjid selama Ramadhan.

Tasbih tersebut merupakan peninggalan tokoh penyebar Islam, Syekh Abdul Kadir atau Haji Mallawi dari Kerajaan Binuang. Tasbih sepanjang 38 meter ini memiliki 3.300 biji. 

Biasanya, tasbih itu dipegang para jemaah dengan cara melingkar di dalam mesjid. Seperti yang terlihat pada Minggu (20/5/2018) sore di Masjid Nurul Hidayah, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar. 

Setiap jemaah, berzikir atau melafalkan asmaul husna 3.300 kali atau sebanyak biji tasbih raksasa tersebut.

Baca juga: Simpang Lima Gumul, Tempat Ngabuburit Favorit Warga Kediri

Benda purbakala itu hanya dikeluarkan pada waktu-waktu tertentu. Namun selama Ramadhan, dimanfaatkan warga untuk berzikir sambil ngabuburit di masjid.

Berbagai kalimat suci, asmaul husna, dan puji-pujian kepada Allah ditasbihkan para jemaah dengan khidmat. Apalagi ketika hari Jumat, jumlah jemaah yang ikuy zikit lebih banyak. 

Imam Masjid Nurul Hidayah, Muslimin mengatakan, selama Ramadhan, tasbih peninggalan leluhurnya tersebut sengaja dikeluarkan untuk zikir berjamaah. 

"Sudah ratusan tahun ini pak. Saya mungkin yang menjadi generasi kelima dari Syekh Abdul Kadir," katanya. 

Menurut Muslimin, pengurus rumah adat Balla Lompoa, Gowa, Sulawsi Selatan pernah datang meminta untuk dimasukkan ke dalam museum.

Namun Muslimin dan keluarga turunan Syekh Abdul Kadir menolak karena alasan benda cagar budaya tersebut adalah warisan leluhur yang tetap dijaga keluarga.

Baca juga: Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen USU Ini Menyesal

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X