Terminal Baru di Bandara Ahmad Yani Dijadwalkan Beroperasi 2 Juni

Kompas.com - 18/05/2018, 12:49 WIB
Terminal baru bandara Internasional Ahmad Yani di Kota Semarang, Jawa Tengah. Terminal itu mampu menampung 6-7 juta penumpang tiap tahun. Nazar Nurdin/Kompas.comTerminal baru bandara Internasional Ahmad Yani di Kota Semarang, Jawa Tengah. Terminal itu mampu menampung 6-7 juta penumpang tiap tahun.

SEMARANG, KOMPAS.com – Terminal baru di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, direncanakan untuk mulai beroperasi melayani penumpang mulai 2 Juni 2018 mendatang. Sejauh ini, progres pembangunan terminal itu sudah lebih dari 90 persen.

Airport Facilities Department Head Proyek Pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang I Ketut Aryana mengatakan, untuk progres pembangunan terminal baru bandara saat ini telah mencapai 92 persen. Pihak pengelola terus berkejaran dengan waktu agar proses pembangunan bisa lebih cepat selesai.

“Terminal bandara saat ini sudah capai 92 persen. Rencananya memang (operasi) seperti itu (tanggal 2 Juni),” ujar Ketut kepada Kompas.com, Jumat (18/5/2018).

Baca juga: [HOAKS] Ditemukan Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang


Ketut mengatakan, pihak pengelola terus mengupayakan agar rencana operasi berjalan lancar. Namun demikian, sambung dia, pihaknnya masih menanti hasil verifikasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan

“Karena yang berhak menentukan bisa atau tidak (operasi) ada di Kemenhub, karena itu regulator kami. Rencana memang tanggal 2. Mohon doanya semoga lancar,” ujarnya lagi.

Terminal baru di Ahmad Yani merupakan salah satu proyek strategis nasional. Luas terminal baru mencapai 58.000 meter persegi dengan apron pesawat mencapai 61.344 meter persegi dan parkir seluas 43.500 meter persegi.

Baca juga: Sebelum Lebaran 2018, Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Ditargetkan Beroperasi

Terminal ini dibangun dengan konsep ecoairport dan go green. Lampu penerangan jalan menggunakan solar cell dan pengolahan air menggunakan sistem reserve osmosis serta mendaur ulang air tambah untuk kebutuhan operasional. Terminal baru mampu menampung penumpang hingga 7 juta pertahun.

Sementara itu, untuk mendukung pemindahan terminal, pihak Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY pun tengah mempersiapkan fasilitas pengisian BBM bagi pesawat. Persiapan dilakukan karena fasilitas pengisian BBM masih berada di area terminal lama.

“PT Angkasa Pura 1 menyampaikan terminal baru akan operasional pada 2 Juni, sementara parkir pesawat akan pindah, sementara layanan pengisian BBM ada di terminal lama. Oleh karena itu akan dilayani dengan mobil tangki,” ujar General Manager Pertamina Mor IV Yanuar Budi Hartanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X