Pasca-bom Surabaya, 23 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati - Kompas.com

Pasca-bom Surabaya, 23 Terduga Teroris Ditangkap, 4 Ditembak Mati

Kompas.com - 17/05/2018, 15:08 WIB
Petugas kepolisian memeriksa dokumen pengunjung di pintu masuk Polrestabes, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018). Ledakan yang melukai empat anggota polisi dan enam warga terjadi pada Senin (14/5/2018) pagi di depan pos penjagaan pintu masuk Polrestabes Surabaya.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Petugas kepolisian memeriksa dokumen pengunjung di pintu masuk Polrestabes, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5/2018). Ledakan yang melukai empat anggota polisi dan enam warga terjadi pada Senin (14/5/2018) pagi di depan pos penjagaan pintu masuk Polrestabes Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 23 terduga teroris ditangkap polisi di Jawa sekitar wilayah Jawa Timur sejak meledaknya bom gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) lalu.

Dari 23 orang itu, 4 di antaranya ditembak mati, dan seorang menyerahkan diri.

Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menjelaskan, penangkapan tidak hanya di Surabaya, tetapi meluas hingga ke Malang, Sidoarjo, Pasuruan, dan Probolinggo.

"Sampai hari ini sudah 23 orang ditindak. Sampai saat ini anggota masih bergerak di lapangan," katanya, Kamis (17/5/2018).

Pihaknya lantas memperingatkan kepada siapapun yang merasa terlibat agar segera menyerahkan diri kepada polisi.

"Menyerahkan diri akan lebih baik," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, seorang terduga pelaku teror yang menyerahkan diri adalah yang tinggal di Sidoarjo.

Baca juga: Kak Seto: Anak dalam Aksi Teror Bom Bukan Pelaku, melainkan Korban

Para terduga pelaku yang ditangkap hidup-hidup berasal dari beragam profesi, seperti pegawai swasta, pelukis, pedagang, pembuat roti, hingga tukang servis jam.

Serangkaian aksi teror bom bunuh diri terjadi di Surabaya pada Minggu dan Senin lalu. Selain menyasar 3 lokasi gereja yang berbeda, pelaku juga menyasar markas Polrestabes Surabaya. 10 pelaku bom bunuh diri tewas dalam ledakan.

Baca juga: Kak Seto: Anak dalam Aksi Teror Bom Bukan Pelaku, melainkan Korban

Kompas TV Pemerintah kembali menagih penyelesaian serta pengesahan revisi UU Tindak Pidana Terorisme kepada DPR.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X