Bus Terjungkal ke Sawah Setelah Tabrak Trotoar, Seorang Nenek Tewas

Kompas.com - 17/05/2018, 13:01 WIB
Bus dengan 20 penumpang terjungkal ke sawah setelah menabrak trotoar dan pohon pembatas jalan di Polewali Mandar, Rabu (16/5/2018). KOMPAS.com/JUNAEDIBus dengan 20 penumpang terjungkal ke sawah setelah menabrak trotoar dan pohon pembatas jalan di Polewali Mandar, Rabu (16/5/2018).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Sebuah mobil bus angkutan penumpang asal Palu, Sulawesi Tengah, tujuan Sidrap, Sulawesi Selatan,  mengalami kecelakaan tunggal di dusun Labasang, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (16/5/2018).

Bus berpenumpang 20 orang tersebut terjungkal ke dalam sawah setelah menabrak trotoar jalan dan pohon pelindung jalan. Satu penumpang dinyatakan meninggal dunia sedang lainnya mengalami luka-luka.

Bus PT Ratulangi dengan nomor Polisi DP 7501 CB diduga melaju kencang saat kejadian.
Supir bus nahas yang melaju dengan kecepatan tinggi ini diduga tidak bisa menguasai keadaan saat berbelok di sebuah tikungan di susun Labasang. 

Tikungan tersebut selama ini memang dikenal rawan kecelakaan. Setelah kehilangan kendali, bus menyeruduk trotoar pinggir jalan dan menabrak sejumlah pohon pelindung sebelum terjungkal ke dalam sawah.

Baca juga: Rem Blong, Bus Berisi 25 Siswa yang Hendak Berwisata Terguling

Kondisi bus nahas ini ini ringsek dibagian bemper depan hingga satu meter.

Penumpang yang meninggal dunia adalah seorang nenek berusia 61 tahun. Semua korban kecelakaan tunggal ini sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Beberapa korban telah dijemput dan memilih pulang ke kampung halaman mereka masing-masing.

Kasatlantas Polres Polewali Mandar AKP Suhartono menduga ada sejumlah faktor penyebab kecelakaan tunggal tersebut, selain bus yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Pertama, yakni kondisi jalan yang licin akibat diguyur curah hujan yang tinggi. Kedua, sopir diduga mengantuk setelah menempuh perjalan jauh sehingga kehilangan kontrol.

"Sopir bus telah diamankan sementara sejumlah saksi dan korban telah dimintai keterangan. Rencananya bus nahas ini akan dievakuasi pada Kamis,"  kata AKP Suhartono.

Baca juga: Bus Tabrak Tronton di KM 145 Tol Padaleunyi, Dosen ITB Tewas



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X