Sambut Ramadhan, Warga Gorontalo Bersihkan Diri dengan Ramuan Tradisional - Kompas.com

Sambut Ramadhan, Warga Gorontalo Bersihkan Diri dengan Ramuan Tradisional

Kompas.com - 16/05/2018, 21:38 WIB
Sejumlah pemangku adat, pemerintah, dan tokoh masyarakat Bone Bolango, Gorontalo bersidang menentukan awal Ramadhan. Prosesi ini dinamakan Tonggeyamo.KOMPAS.com/ABDUL KADIR PAKAYA Sejumlah pemangku adat, pemerintah, dan tokoh masyarakat Bone Bolango, Gorontalo bersidang menentukan awal Ramadhan. Prosesi ini dinamakan Tonggeyamo.

GORONTALO, KOMPAS.com –  Memasuki bulan Ramadhan, masyarakat Gorontalo melakukan tradisi bersih diri dengan ramuan tradisional.

Tradisi ini adalah Bongo Yiladu atau mencuci rambut dengan ramuan tradisional dan Langgilo atau merendam perlengkapan shalat dengan wewangian rempah.

“Biasa masyarakat di pedesaan Gorontalo masih mempraktikkan tradisi Bongo Yiladu dan Langgilo,” kata Awaluddin Ahmad, warga Huntu, Bone Bolango, Rabu (16/5/2018).

Bongo Yiladu atau sampo ini merupakan ramuan berbagai rempah-rempah dan parutan kelapa muda yang dibakar.

“Ramuan Bongo Yiladu terdiri atas daun jeruk, kelapa parut, daun pandan, kulit jeruk (limu tutu), nilam (onumo), sere wangi, daun ulu-ulu, dan daun kunyit,” papar Awaluddin Ahmad.

Proses pembuatannya sederhana, semua bahan dicampur jadi satu, lalu diaduk. Setelah menyatu, adonan itu dimasukkan ke bara api (arang).

Baca juga: Makan Telur Ikan Mimi, Tradisi Warga Kendal Sambut Ramadhan

Bara arang ini akan membuat ramuan panas dan mengeluarkan aroma harum. Sumber wewangian ini merupakan perpaduan berbagai bahan dan memiliki khasiat yang khas.

“Ini bukan proses kimia, semua menggunakan tanaman tradisional,” kata Awaluddin.

Khusus untuk Langgilo, bahan yang digunakan adalah daun jeruk, kelapa parut, daun pandan, kulit jeruk, onumo, sere wangi, daun ulu-ulu, dan daun kunyit.

Semua bahan Langgilo ini direbus hingga mengeluarkan aroma harum.

Baca juga: Puluhan Tempat Karaoke di Bandungan Sukarela Tutup Selama Ramadhan

Awaluddin memaparkan, ramuan Bongo Yiladu ini dibuat untuk mencuci rambut. Sementara ramuan Langgilo dibuat untuk merendam sarung, sajadah, pakaian, yang akan dipakai shalat selama bulan Ramadhan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Penyebab Banjir Sulsel, Pintu Air di Dua Bendungan Dibuka

Regional
Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Lantik Bupati dan Wabup Garut, Ini Janji Ridwan Kamil

Regional
Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Takut Longsor, Warga Cisolok Sukabumi Ada yang Mengungsi ke Banten

Regional
Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Mahasiswa UNG Korban Kekerasan Alami Gangguan Pendengaran Hingga Trauma

Regional
Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Terpeleset Saat Bermain, Bocah SD Ditemukan Tewas di Dasar Embung

Regional
Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Fakta Rencana Penutupan TN Komodo oleh Gubernur NTT, Tawarkan Revitalisasi hingga Tanggapan Wapres Jusuf Kalla

Regional
Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Sumur Semburkan Lumpur dan Gas, 10 Kepala Keluarga Mengungsi

Regional
Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Sidang Kasus Penguasaan Lahan, Hercules Cecar Pertanyaan ke Bos PT Nila Alam

Megapolitan
Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Ridwan Kamil: Dalam Waktu Dekat, Kredit Infrastruktur Daerah Diluncurkan

Regional
Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Penagihan Door-to-Door Efektif Kumpulkan Pajak

Megapolitan
Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Polri: Hasil Analisis Rekaman CCTV Bom di Rumah Pimpinan KPK Masih Kabur

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Biografi Tokoh Dunia: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Rusia ke Kutub Selatan

Internasional
Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Pasca-bencana Banjir, PLN Segera Pulihkan Sistem Kelistrikan di Sulsel

Regional
Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Karangan Bunga untuk BTP Berdatangan di Mako Brimob Depok

Megapolitan
Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Ada Rumah dan Bangunan Rusak Jelang Amblesnya Jalan Raya Gubeng

Regional

Close Ads X