Masuk Ramadhan, Pemkot Bogor Pangkas Jam Kerja PNS - Kompas.com

Masuk Ramadhan, Pemkot Bogor Pangkas Jam Kerja PNS

Kompas.com - 16/05/2018, 15:59 WIB
Ilustrasi PNSKompas.com/Kurnia Sari Aziza Ilustrasi PNS

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal memangkas jam kerja para pegawainya dari semula 8 jam menjadi 6,5 jam. Jam kerja para aparatur sipil negara (ASN) diubah seiring memasuki bulan puasa Ramadhan.

Perubahan jam kerja para pegawai sipil tersebut sudah diatur dalam surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biroksari.

Sekretaris Daerah Pemkot Bogor, Ade Sarip Hidayat menjelaskan, jam masuk para ASN yang semula pukul 07.30 WIB, akan diubah menjadi pukul 08.00 WIB. Sementara, jam pulang kerja akan dipercepat menjadi pukul 15.00 WIB.

Jam istirahat pun, sambung Ade, turut diubah. Dari semula 60 menit menjadi 30 menit.

Baca juga: Pimpinan DPR Minta Polri Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan PNS Kemenag dalam Terorisme

"Artinya, terjadi pengurangan jam kerja selama 1,5 jam setiap harinya. Jika dikalikan dengan jumlah hari kerja sebanyak 20 hari dalam sebulan, maka jumlahnya menjadi 20 jam," ujar Ade, Rabu (14/5/2018).

Dirinya menambahkan, meski terjadi perubahan jam kerja, ia meminta agar seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Bogor tetap bekerja dengan baik, terutama dalam memberikan pelayanan publik.

Ade berpesan, peningkatan layanan terutama di bidang perizinan dan pelayanan masyarakat harus tetap baik dan ramah.

"Tetap disiplin dengan adanya ibadah puasa ini. Selain itu kinerja harus semakin meningkat," sebutnya. 

Baca juga: Masyarakat Diminta Lapor jika Ada PNS yang Sebar Ujaran Kebencian dan Intoleransi

Kompas TV Satpol PP Banjarmasin merazia puluhan aparatur sipil negara. Mereka kedapatan keluyuran atau berada di luar kantor pada jam kerja tanpa surat tugas.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

Edukasi
Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional
Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Ikuti Pemerintah Pusat, Pemprov DKI Berikan THR untuk Pensiunan PNS

Megapolitan

Close Ads X