Hasanudin: Jawa Barat Kekurangan Dokter Spesialis di Pelosok - Kompas.com

Hasanudin: Jawa Barat Kekurangan Dokter Spesialis di Pelosok

Kompas.com - 16/05/2018, 13:49 WIB
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanudin.Dokumentasi Tim Sukses Hasanah. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanudin.

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon gubernur Jawa Barat nomor 2 Tubagus Hasanuddin menilai, menyediakan akses kesehatan di berbagai wilayah pelosok di Jawa Barat menjadi tantangan tersendiri bagi pemimpin Jabar.

Untuk itu,pria yang akrab disapa Pasangan Kang Hasan ini bersama pasangannya, Anton Charliyan mengaku akan memberikan jaminan kepada rakyat Jawa Barat dengan menyiapkan dokter spesialis di berbagai peloksok Jawa Barat jika nantinya terpilih sebagai pemimpin Jawa Barat.

Menurut Hasan, keberadaan dokter spesialis ini penting agar setiap warga Jawa Barat terjamin kesehatannya dan warga merasakan kehadiran negara.

Melalui Program Jabar Cageur, pasangan Hasanah akan memberikan insentif kepada dokter spesialis agar mau bertugas di pelosok.

"Kami akan menerbitkan Kartu Jabar Cageur. Dan, ini akan diberikan kepada mereka yang benar-benar tidak mampu atau rakyat miskin, sehingga tepat sasaran," kata Hasan di Bandung, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Kepada Hasanudin, Petani Buah Manggis Purwakarta Mengeluh soal Ekspor

Mantan Anggota Komisi I DPR RI itu menjelaskan, Kartu Jabar Cageur akan mempermudah masyarakat mendapat akses berobat dari penyakit ringan hingga penyakit berat dan dilayani dengan baik.

Pelayanan kesehatan prima, lanjut dia, harus didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

Oleh karena itu, selain tentang dokter spesialis, pasangan Hasanah akan membangun empat rumah sakit rujukan provinsi yang tersebar di wilayah strategis yang menjangkau seluruh masyarakat Jawa Barat.

"Selama ini Jawa Barat cuma punya 1 rumah sakit rujukan. Kita akan menambahkan jumlahnya di 4 penjuru, wilayah timur, selatan, barat, dan utara," katanya.

Baca juga: Hasanudin Terusik dengan Isu Lingkungan di Jawa Barat

Selain itu, fasilitas kesehatan di daerah khususnya puskesmas juga akan terus ditingkatakan dengan menambah fasilitas ruang rawat inap baru bagi 1.050 puskesmas yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang berada di pelosok tidak harus pergi ke rumah sakit pusat.

"Kalau yang berat penyakitnya puskesmas tidak bisa menangani terlebih dahulu baru dibawa ke rumah sakit rujukan provinsi. Khusus untuk dokter spesialis, sebetulnya itu banyak tapi kenapa tidak mau ke daerah? makanya akan saya beri insentifnya Rp 20 juta per bulan," tandasnya.

Kompas TV Berikut tujuh program unggulan Hasanah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Deddy Mizwar Proyeksikan Pantai Cidaun Menjadi Pelabuhan Samudera

Regional
10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

10 Siswa DKI Jakarta dengan Nilai UN SMP Bahasa Indonesia Tertinggi

Edukasi
Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran di Taman Hiburan Terluas Jerman, 25.000 Orang Dievakuasi

Internasional
Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Setelah 4 Tahun, Pemprov DKI Akhirnya Dapat Opini WTP dari BPK

Megapolitan
Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Hasil Audit BPK Diumumkan Hari Ini, Anies Berharap DKI Dapat WTP

Megapolitan
FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

FITRA Minta Pemerintah Transparan soal Anggaran Pemberantasan Terorisme

Nasional
Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Sudiman Said: Lebih dari 60 Persen Warga Jateng Ingin Pemimpin Baru

Regional
Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Punya Kendala Daftar Sekolah, Warga Bisa Datang ke Posko di SMKN 1 Jakarta

Megapolitan
Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Pimpinan Komisi II Minta E-KTP yang Tercecer Tak Disalahgunakan

Nasional
Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Mantan Presiden AS George HW Bush Kembali Dirawat di Rumah Sakit

Internasional
Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Tahun Depan, Mendikbud Ingin Pelaksanaan UNBK di SMP Capai 90 Persen

Nasional
Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik 'Prostitutif' di Bulan Ramadhan

Dedi Mulyadi Ajak Warga Hindari Politik "Prostitutif" di Bulan Ramadhan

Regional
Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Mengetahui Tugas Asisten Masinis yang Juga Penting dalam Menjalankan Kereta...

Megapolitan
THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

THR Pegawai Honorer DKI Jadi Wewenang Masing-masing SKPD

Megapolitan
Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Kisah Abah Rasyid Mendirikan Sekolah hingga Mewujudkan Kapal Kemanusiaan

Nasional

Close Ads X