Saat Kejadian, Mapolda Riau Sudah Siaga Ketat sehingga Serangan Berhasil Dipatahkan

Kompas.com - 16/05/2018, 11:57 WIB
Suasana di lokasi penyerangan di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/kye/18 ANTARA FOTO/Rony MuharrmanSuasana di lokasi penyerangan di jalan pintu masuk Polda Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (16/5/2018). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/kye/18
Penulis Amir Sodikin
|

PEKANBARU, KOMPAS.com - Mapolda Riau pada Rabu (16/5/2018) saat terjadi serangan oleh kelompok orang tak dikenal, memang dalam kondisi siaga ketat. Karena itulah, serangan yang diduga dilakukan oleh teroris ini bisa dipatahkan. 

Wartawan Kompas, Sahnan Rangkuti, salah satu saksi dalam penyerangan Mapolda Riau oleh sekelompok orang tak dikenal, mengatakan Mapolda Riau pagi itu memang dalam keadaan siaga karena akan ada konferensi pers.

"Ketika serangan terjadi di Mapolda Riau pagi itu, sebenarnya penjagaannya sudah ketat," kata Sahnan.

Di pintu masuk gerbang sudah ada polisi memakai rompi hitam dengan senjata laras panjang untuk memastikan penjagaan optimal. "Sudah lengkap sebenarnya penjagaannya, (karena itu) begitu ada teriakan serangan teroris, polisi sudah bersiap dengan senjatanya," kata Sahnan. 

Baca juga: Polisi Temukan Rangkaian Kabel di Mobil Teroris yang Menyerang Mapolda Riau

Serangan ke Mapolda Riau diawali dengan mobil putih yang menabrakkan diri ke gerbang pintu Mapolda Riau dan kemudian berhasil masuk ke halaman Polda.

Menurut Sahnan, kondisi saat itu ada 5 orang wartawan yang sedang menantikan jumpa pers dengan Kapolda Riau terkait tangkapan narkoba. "Awalnya, jam 09.05, ada bunyi sangat keras dari pintu bagian barat. Posisi Mapolda riau di sudut, pintu masuknya di gerbang barat," kata Sahnan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mobil Avanza menabrak gerbang utama di sebelah barat. "Mulanya kami anggap itu tabrakan, ternyata tidak. Mobil putih langsung masuk ke halamam Mapolda yang berbentuk L," katanya. 

"Mobil putih langsung masuk ke halamam Mapolda. Mobil kemudian berhenti menurunkan 2 orang berpakaian hitam bersenjatakan samurai," kata Sahnan

Melihat kejadian itu, wartawan dan polisi berteriak, "Serangan teroris."  Teriakan inilah yang memicu petugas kepolisian lainnya bersiaga menghadapi serangan. 

Para petugas kepolisian yang berjaga langsung siaga dengan senjata masing-masing. Kesigapan ini yang membuat empat orang terduga teroris berhasil dihentikan langah mereka. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.