Keluarga Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya Simpan 54 Bom Pipa

Kompas.com - 15/05/2018, 20:26 WIB
Lokasi peledakan bom di komplek latihan militer Surabaya Timur. KOMPAS.com/Achmad FaizalLokasi peledakan bom di komplek latihan militer Surabaya Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Rumah kontrakan keluarga bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya di Jalan Tambak Medokan Ayu VI nomor 2 A Surabaya, menyimpan puluhan rakitan bom pipa.

Dalam penggeledahan Selasa (15/5/2018) siang, tim Densus 88 Mabes Polri menemukan 54 bom rakitan yang siap diledakkan.

"Ada 54 bom pipa yang ditemukan," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan di komplek latihan militer Kodim 0831 TNI Angkatan Darat Surabaya Timur, Selasa malam.

Kata Rudi, 54 bom tersebut dikemas dalam 27 kontainer plastik, yang masing-masing berisi 2 bom pipa. "Syukur, semuanya bisa diledakkan," jelasnya.

Baca juga: Baku Tembak Densus 88 dan Terduga Teroris di Surabaya, 1 Orang Tewas

Rangkaian bom itu selanjutnya dikumpulkan dan diledakkan di komplek latihan militer Kodim 0831 TNI Angkatan Darat Surabaya Timur, dalam 3 kali ledakan.

Kawasan tersebut berupa lahan kosong dan rawa-rawa yang tidak jauh dari pantai timur Surabaya.

Lokasi ini berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah kontrakan keluarga bom bunuh diri Mapolrestabes Surabaya di Jalan Tambak Medokan Ayu VI nomor 2 A Surabaya. 

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X