Update 15.45, Jumlah Korban Bom di 3 Gereja Surabaya Jadi 18 Orang

Kompas.com - 14/05/2018, 16:04 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) meninjau di lokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 41 orang korban luka-luka akibat ledakan di tiga lokasi gereja pada waktu yang hampir bersamaan di Surabaya. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) meninjau di lokasi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 41 orang korban luka-luka akibat ledakan di tiga lokasi gereja pada waktu yang hampir bersamaan di Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com — Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera kembali memberikan perkembangan sementara kasus bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Menurut dia, ada perkembangan terkini pada jumlah korban di tiga lokasi bom bunuh diri. Tiga lokasi tersebut adalah Gereja Katolik Santa Maria sebagai TKP pertama, Gereja Kristen Indonesia (GKI) sebagai TKP kedua, dan Gereja Pantekosta sebagai TKP ketiga.

Pada TKP pertama, yakni Gereja Santa Maria di Jalan Ngagel, jumlah korban meninggal dunia tujuh orang. Dua adalah pelaku dan lima merupakan korban masyarakat.

Untuk TKP kedua, di GKI di Jalan Diponegoro, jumlah korban meninggal dunia 3 pelaku ibu dan anak-anak dan tidak ada korban masyarakat.

Baca juga: Risma Kaget Pelaku Bom 3 Gereja Surabaya adalah Keluarga Mapan

Untuk TKP ketiga di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna terjadi perubahan jumlah korban jadi 8 korban meninggal yang terdiri atas 7 korban masyarakat dan 1 pelaku. Sebelumnya Polda Jatim merilis hanya 3 korban meninggal di Gereja Pantekostan ini.

"Total korban meninggal dalam peristiwa terorisme penyerangan gereja menjadi 18 orang termasuk korban yang ada di RS Bhayangkara. Ini data sementara saya update pukul 15.45," kata Kombes Frans dalam konferensi persnya di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X