Kompas.com - 14/05/2018, 12:27 WIB
Dedi Mulyadi saat orientasi fungsionaris Partai Golkar se-Jabar, di Resinda Hotel Karawang, Jumat (11/5/2018). KOMPAS.com/Farida FarhanDedi Mulyadi saat orientasi fungsionaris Partai Golkar se-Jabar, di Resinda Hotel Karawang, Jumat (11/5/2018).

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mengaku tak memiliki persiapan khusus untuk menghadapi debat kandidat kedua di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (14/5/2018) malam. 

Dirinya hanya melakukan rutinitas lari setiap pagi di sekitar rumah pribadinya di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

"Tak ada persiapan khusus. Paling persiapannya hanya kebiasaan saya lari pagi supaya nanti terlihat tampak segar dan bugar," jelas Dedi kepada Kompas.com, Senin pagi.

Dirinya selama ini sudah terbiasa beradu gagasan, visi dan misi sejak aktif sebagai aktivis HMI tahun 1990. Lahirnya pergulatan ide, menurut dia, merupakan dinamika yang biasa. 

Baca juga: Survei CSIS: Elektabilitas Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 41,4 Persen, Ridwan Kamil-Uu 33,5 Persen

“Itu (debat) dinamika biasa, jadi menghadapinya sudah biasa juga,” tambah dia.

Dalam keterangan resminya, KPU Jabar menetapkan tema debat kedua Pilgub Jawa Barat. Yakni mengenai lingkungan hidup, sumber daya alam, energi, pangan, kelautan, kehutanan dan pertambangan.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dedi menilai, seluruh solusi atas masalah yang muncul dalam tema tersebut tidak bisa ditemukan hanya dalam buku akademik.

Fakta empirik di lapangan, sambung dia, menjadi referensi sesungguhnya dalam rangka menggali solusi berupa program.

“Solusi itu hanya bisa ditemukan oleh orang yang sudah berkunjung ke tempat dimana masalah itu terjadi. Kalau hanya mengandalkan buku sebagai referensi, gak akan ketemu akar masalah dan solusinya,” ungkapnya.

Baca juga: Dedi Minta Kader Golkar Ganti RBT Ponsel dengan Lagu Pat Gulipat

Selama ini, masalah di Jabar sangat kompleks. Sehingga Jabar mesti memiliki sosok pemimpin yang taktis dan solutif untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat. 

“Curahan hati masyarakat harus didengarkan dengan hati pula. Itu akan melahirkan energi untuk menyelesaikan masalah mereka. Kalau ditanya kiat, itulah kiat saya selama ini. Intinya sekarang mah santai wae,” tandasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.