Korban Tewas Bom Surabaya Jadi 10 Orang dan 41 Lainnya Terluka - Kompas.com

Korban Tewas Bom Surabaya Jadi 10 Orang dan 41 Lainnya Terluka

Kompas.com - 13/05/2018, 12:55 WIB
Suasana setelah ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Akibat ledakan itu, 5 mobil dan 30 motor terbakar.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Suasana setelah ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Akibat ledakan itu, 5 mobil dan 30 motor terbakar.


SURABAYA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, korban tewas akibat ledakan yang terjadi di tiga gereja di Surabaya kini menjadi 10 orang.

Hal tersebut merupakan perkembangan yang disampaikan Frans terkait kejadian ini, Minggu (13/5/2018), sampai dengan pukul 12.30 WIB. 

Baca juga: Kapolda Jatim Sebut Ledakan Bom di Surabaya Imbas Kejadian di Mako Brimob Depok

Jumlah korban luka pun bertambah menjadi 41 orang. "3 korban meninggal sudah teridentifikasi, sementara 7 masih di lokasi kejadian," kata Frans, Minggu.

Ledakan di sejumlah gereja itu disebut terjadi saat Muspida Jatim sedang menggelar acara istighotsah dan doa bersama di halama Markas Polda Jatim di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Acara yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-72 sekaligus doa bersama untuk Pilkada Jatim agar berjalan lancar dan damai. Selain dihadiri Gubernur Jatim, Soekarwo, acara tersebut juga dihadiri Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arip Rahman, serta puluhan ulama se-Jawa Timur.

Baca juga: Ledakan di Gereja Pantekosta Diduga Bom Mobil

Karena adanya kejadian itu, ketiga pejabat masing-masing Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Gubernur Jatim langsung meninjau lokasi kejadian dan ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.

Ledakan pertama terjadi di Gereja Maria Tak Tercela, yaitu pada sekitar pukul 07.30 WIB. Adapun dua ledakan lain, berjeda masing-masing 5 menit setelah ledakan pertama.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X