Mengenal Ayu, Gadis Spiderman Asal Grobogan yang Harumkan Indonesia

Kompas.com - 09/05/2018, 22:51 WIB
Ibunda Aries Susanti Rahayu, Maryati (tengah berhijab), saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Grobogan, Jateng, Rabu (9/5/2018). KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTOIbunda Aries Susanti Rahayu, Maryati (tengah berhijab), saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Grobogan, Jateng, Rabu (9/5/2018).

GROBOGAN, KOMPAS.com - Nama Aries Susanti Rahayu (23) menggema di kancah internasional mengharumkan nama Indonesia.

Gadis asal Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah itu menjadi peserta tercepat di lomba kategori Speed Climbing Performa pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing - IFSC World Cup 2018 di Chongqing, China.

Ayu, demikian dia disapa, mengalahkan atlet Rusia, Elena Timofeeva, jawara di sejumlah super series panjat tebing. Pada kejuaraan kali ini Ayu bahkan nyaris memecahkan rekor dunia balapan di dinding panjat vertikal.

Sebelumnya, dalam video berdurasi pendek yang viral tersebar luas di media sosial mendokumentasikan detik-detik Ayu saat berlaga. 


Bak Spiderman, Ayu melesat cepat memanjat dinding vertikal setinggi 50 kaki dalam hitungan waktu 7,51 detik. Ayu merayap dinamis nyaris tanpa cacat melawan efek gravitasi mengungguli lawannya.

Baca juga : Atlet Panjat Tebing Indonesia Raih 3 Medali pada Kejuaraan Dunia

Kecepatan Ayu mendekati rekor dunia yang pernah ditorehkan atlet Rusia, Iulina Kaplina dengan catatan waktu 7,46 detik. Iulina Kaplina sebagai pemegang rekor dunia juga tampil dalam kejuaraan ini, namun tertinggal di babak penyisihan.

Bangga

Perasaan syukur dan haru menyelimuti keluarga kecil Ayu di kampung halamannya yang terpencil. Keluarga petani itu terus saja mengungkapkan perasaan bangga atas prestasi Ayu yang telah menorehkan tinta emas dalam kejuaraan panjat tebing dunia.

Ibunda Ayu, Maryati (46) sesekali menghela nafas, tak kuasa meneteskan air mata saat menceritakan perjuangan putri bungsunya itu. Ayu yang lahir dalam lingkungan keluarga sederhana memang dikenal gemar berolahraga sejak kecil.

"Bangga, menangis dan senang Ayu bisa seperti itu. Kami ini orang desa dan keluarga petani," tutur Maryati saat ditemui Kompas.com, Rabu (9/5/2018).

Baca juga : Asian Games 2018, Menpora Optimistis Panjat Tebing Raih Hasil Terbaik

Menurut Maryati, Ayu memulai karir dalam bidang olahraga sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Saat itu Ayu menekuni cabang olahraga lari hingga memenangkan berbagai kejuaraan. Sampai saat ini pun, Ayu yang menginjak semester 3 di Universitas Muhammadiyah Semarang, Jateng masih sering berolahraga lari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X