Polisi Sebut Ibu-ibu Ikut Pungli Sopir Truk di Bedeng Seng Sumsel

Kompas.com - 09/05/2018, 16:50 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

MUBA, KOMPAS.com - Polemik pungutan liar di Desa Bedeng Seng, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dikeluhkan para sopir truk yang melintasi Jalur Lintas Timur (Jalintim).

Jalur tersebut menghubungkan Jambi-Palembang tersebut.

Mirisnya, para pelaku pungli tak hanya melibatkan kaum pria. Ibu-ibu yang berada di kampung tersebut ikut melakukan aksi pungli tehadap para sopir truk yang melintas.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Musi Banyuasin (Muba) AKP Kiemas Muhammad Syawaludin mengatakan, kawasan Desa Bedeng Seng memang dikenal sebagai daerah rawan.

Baca juga : Cerita Sopir Truk, Siapkan Uang Rp 100.000 untuk Pungli

 

Bahkan warga di sana tak segan-segan untuk mendirikan sebuah pondok yang dijadikan pos untuk mengambil pungli kepada sopir truk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sasaran utama pelaku adalah truk pengangkut logistik. Besaran pungli berkisar Rp 10.000-100.000 untuk satu mobil. Jika tidak diberikan uang yang diminta, para pelaku tak segan merusak truk dan melukai sopir,” ujar Kiemas, Rabu (9/5/2018).

Kiemas mengungkapkan, sepanjang 2017, tujuh warga ditangkap dan menjalani masa tahanan akibat melakukan pungli. Dua di antara tersangka, merupakan ibu rumah tangga (IRT).

“Ibu-ibu juga ikut pungli dan memalak para sopir yang lewat di sana. Tahun kemarin kita sudah menangkap tujuh orang," tuturnya.

"Mereka alasannya untuk tambahan biaya hidup. Untuk pos mereka, sudah kita hancurkan semua. Tapi memang mereka masih saja beraksi,” tambahnya.

Baca juga : Ketua Ombudsman: Pungli Masih Marak

Sesuai instruksi atasan, Polres Muba beroperasi untuk menangkap pelaku pungli, terutama yang berada di Bedeng Seng. Agar para sopir truk yang melintas bisa lewat dengan aman.

“Semalam sebenarnya sudah turun dan kita hancurkan seluruh pos mereka. Tetapi para pelaku sudah kabur, kita akan kejar terus jika mereka masih beraksi," tutup Kiemas.

Kompas TV Presiden Jokowi kedatangan tamu di Istana Kepresidenan, Selasa (7/5) siang. Tamu kali ini berasal dari paguyuban sopir truk asal Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.