Kompas.com - 08/05/2018, 20:07 WIB
Puti Guntur Soekarno sungkem sebelum menuju arena debat Pilkada Jatim KOMPAS.com/Achmad FaizalPuti Guntur Soekarno sungkem sebelum menuju arena debat Pilkada Jatim


SURABAYA, KOMPAS.com - Puti Guntur Soekarno, meminta restu dan sungkem kepada kedua orangtuanya sebelum berangkat ke arena debat publik, Selasa (8/5/2018) malam. 

Sang ayah, Guntur Soekarnoputra pun memberi pesan khusus kepada anak semata wayangnya itu.

Putra pertama Bung Karno itu berpesan agar Puti tidak lembek saat menyampaikan visi misi dan berdebat.

"Jangan lembek, tetap tegas namun jangan lupa tersenyum," kata Guntur di sebuah hotel di Jalan Adityawarman, Surabaya.

Baca juga : Guntur Soekarno Turun Gunung untuk Menangkan Puti di Pilkada Jatim

Selasa malam, Guntur memang berada di Surabaya bersama Heni Guntur Soekarno. Dia akan menghadiri acara temu kangen Soekarnois dan Marhaenis di Surabaya, 11 Mei mendatang.

Debat terbuka kedua digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya di Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bertindak sebagai pemandu debat, jurnalis Kompas TV, Aiman Witjaksono yang akan berduet dengan presenter Metro TV, Aviani Malik.

Debat kedua yang mengusung tema ekonomi dan pembangunan ini diikuti pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno dan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistyanto Dardak.

Mereka akan mengupas misi dalam kebijakan bidang pertanian perkebunan dan perikanan, mikro usaha menengah dan koperasi, penanaman modal dan investasi.

Kemudian infratruktur dan prasarana wilayah, pembangunan wilayah daerah kepulauan dan daerah terpencil, kemaritiman, serta tata ruang wilayah. 

Kompas TV Selain itu, Puti juga mengklaim memiliki program khusus untuk pengembangan pembangunan di Pulau Madura.

20 Ribu Warga Palopo Belum Terekam Data E-KTP, Terancam Tidak Ikut Memilih di Pilkada PALOPO, KOMPAS.Com  - Sebanyak  20 ribu Warga kota Palopo, Sulawesi Selatan, belum terekam dalam data eKTP, padahal pelayanan eKTP cukup mudah dan pengurusannya dapat selesai dalam sehari. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palopo, Akram Risa, menyebutkan bahwa jumlah wajib e-KTP sebanyak 146.097 Jiwa.“ Warga yang sudah melakukan perekaman data sebanyak 126.000 jiwa, dan belum melakukan perekaman sebanyak 20.000 jiwa,” kata Akram Risa, Selasa (08/5/2018).Menurut Akram, jumlah yang  tersisa 20.000 jiwa tersebut  rata rata orangnya sudah tidak ada, bahkan sudah ada yang pindah  dan meninggal dunia.  “Masih banyaknya warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP akibat proses perekaman yang dilakukan selama ini hanya terpusat di kantor dinas Dukcapil, dan selama akhir 2017 hingga tahun 2018 rata rata perekaman data hanya mencapai 200 orang per bulan,” ujarnya. Dia menuturkan bahwa pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, cukup mudah.  Setiap warga yang mengurus e-KTP atau Kartu keluarga dan Akta lahir  cukup menunggu beberapa jam bahkan beberapa menit  sudaha bisa jadi.  “Kalau jaringan tidak terganggu warga yang mengurus e-KTP , Akta Lahir atau Kartu Keluarga dalam hari itu juga sudah bisa jadi.  Umumnya jika warga mengurus pagi, siang sudah bisa diambil, asal tidak terganggu dengan jaringan internet dan pemadaman lampu,” jelasnya. Selain faktor jaringan internet dan pemadaman lampu,  hal lain yang membuat lambatnya pengurusan eKTP adalah data warga yang mengurus sudah pernah melakukan pengurusan KTP di tempat lain sehingga datanya harus dimutasi terlebih dahulu. “Setelah data dimutasi, kami langsung proses dan melakukan pencetakan. Dalam mengurus eKTP warga tidak lagi diberikan Suket atau Surat Keterangan  dalam melakukan pengurusan yang berhubungan dengan penggunaan KTP,” terang Akram Akram menambahkan bahwa 20 ribu warga yang belum terekam dalam sistem data kependudukan kota Palopo, terancam tidak memilih dalam perhelatan Pilkada serentak 2018 mendatang. Sementara itu, salah satu warga yang mengurus eKTP di ruang pelayanan Dukcapil Kota Palopo,   Arif, mengatakan bahwa untuk mengurus eKTP hingga pencetakan harus menunggu 4 jam. “ Katanya siang sekitar pukul 12.00 atau 13.00 cetakan kartu KTP elektronik sudah bisa diambil, kalau seperti ini terhitung cepat dibanding bulan sebelumnya,“ ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.