Imigran Gelap Asal Nepal yang Dideportasi Sudah 19 Tahun di Indonesia

Kompas.com - 08/05/2018, 17:37 WIB
Ilustrasi imigran KOMPAS.com/ SUPARMAN SULTANIlustrasi imigran

MUARA ENIM, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Klas II Muara Enim, Sumatera Selatan, mendeportasi seorang imigran gelap asal Nepal, Pratap Singh Tamang (45).

Pratap Sing sebelumnya ditangkap Imigrasi Februari 2018 saat hendak membuat paspor.

Saat itu, petugas Imigrasi sempat bingung lantaran Pratap tidak fasih berbahasa Indonesia. Namun ia memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu keluarga, akte kelahiran, dan buku nikah.

“Dari hasil pemeriksaan, seluruh data dokumen pribadi itu dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, Jawa Barat," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, Telmaizul Syatr, Selasa (8/5/2018).

Baca juga : 41 Imigran Gelap Asal Vietnam Diamankan Polisi di Perairan NTT

Telmaizul mengatakan, sejak 2002, Pratap menetap di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Di sana ia menikah dan memiliki seorang anak. 

Pratap masuk ke Indonesia secara ilegal pada 1999 melalui Malaysia selanjutnya ke Kepulauan Riau pada 1999.

Agar terhindar dari pihak Imigrasi, dia selalu berpindah-pindah tempat tinggal seperti di Bogor dan terakhir Bandung, Jawa Barat.

“Selama di Indonesia yang bersangkutan mengganti nama menjadi Denny Mohamad Pratama dan bekerja sebagai pedagang, bahkan pernah menjadi kuli. kemarin sudah dideportasi ke negaranya,” ujarnya.

Baca juga : Pelaku Penyelundup 25 Imigran Gelap ke Australia Adalah Warga Rohingya

Sepanjang 2018, pihaknya baru mendeportasi satu imigran gelap. Namun sejak tahun lalu, sudah 19 orang warga negara luar tertangkap. Mayoritas dari Bangladesh dan China.

"Mereka kita amankan dari razia, kebanyakan habis masa kunjungan atau over stay, seluruh daerah sekarang memperketat untuk mencegah imigran gelap masuk," pungkasnya. 

Kompas TV 76 orang imigran rohingya terdampar di Perairan Laut Bireuen, Aceh, menumpang kapal tongkang, mereka kemudian dievakuasi ke tempat pendaratan ikan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pria di Prabumulih yang Bunuh Ibu Kandungnya

Pengakuan Pria di Prabumulih yang Bunuh Ibu Kandungnya

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelajar Terduga Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba

Polisi Tangkap 4 Pelajar Terduga Penganiaya Anggota TNI di Bulukumba

Regional
Ada 2 Status Kepala Dinas, Kantor PU Disegel oleh DPRD Jember, Ini Penjelasannya

Ada 2 Status Kepala Dinas, Kantor PU Disegel oleh DPRD Jember, Ini Penjelasannya

Regional
Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Provinsi Jabar Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Kata Pejabat di Banyumas Usai Vaksinasi Covid-19, dari Lapar hingga Ngantuk Berat

Regional
Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Seorang Wanita di Sumedang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Regional
Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Cek Tol Demak, Ganjar: Desainnya untuk Kendalikan Banjir dan Kelola Air

Regional
5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

5.400 Vaksin Covid-19 Tiba di Banyuwangi, Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Regional
Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Diduga Terima Suap untuk Pengadaan Alkes Covid-19, Seorang Dokter Jadi Tersangka

Regional
Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Suliyati Meninggal di Malaysia, Keluarga Malah Terima Jenazah Orang Lain, Ini Ceritanya

Regional
Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Polisi Buru Pasangan Remaja yang Video Mesumnya di Atas Motor Viral di Medsos

Regional
Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Kabupaten Cianjur Berlakukan PSBB Proporsional

Regional
Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Cerita Ramisah, Digugat Anak Kandung yang Puluhan Tahun Merantau ke Malaysia

Regional
Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Jadi Tersangka, Pria dan Oknum ASN di Jatim yang Mesum Dalam Mobil Tidak Ditahan, tetapi...

Regional
Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Tabrak Monyet Menyeberang Jalan, 2 Perempuan Dibawa ke Rumah Sakit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X