Tjahjo Kumolo Singgung Gaji Kepala Daerah yang Tidak Layak

Kompas.com - 08/05/2018, 17:11 WIB
Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo ketika ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (7/5/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRMenteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo ketika ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (7/5/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyinggung soal gaji kepala daerah yang dinilai belum layak.

Tjahjo menjelaskan, gaji menteri hanya Rp 20 juta per bulan. Sementara bupati atau wali kota Rp 6 juta-7 juta. 

Meski demikian, kepala daerah tetap diingatkan agar tidak korupsi. Calon kepala daerah diminta merealisasikan janji kampanye. 

"Tolong janji kampanye diingat dan dicatat betul. Itu utang politik jika nanti terpilih jadi kepala daerah," ujar Thahjo di sela pengarahan anti korupsi kepada calon kepala daerah di Jateng, Selasa (8/5/2018).

Baca juga : Cerita Tjahjo soal Kepala Daerah Kena OTT Pasca-rapat dengan Presiden

Ia pun mengaku prihatin dengan masih banyaknya kepala daerah di Jawa Tengah yang tersangkut operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam 3 tahun terakhir, ada 3 kepala daerah di Jateng yang berurusan dengan KPK. 2 kepala daerah telah divonis penjara, sementara 1 kepala daerah tinggal dilimpahkan ke pengadilan.

"Mudah-mudahan di Jateng, kasus Kebumen yang terkahir. Ada OTT, bilangnya ini yang terakhir," paparnya.

Politisi PDI-P itu kemudian menyebut ketiga daerah tersebut, yakni Kota Tegal, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Kebumen. 

"Tegal, Klaten, Kebumen. Mudah-mudahan terakhir," ucapnya.

Baca juga : Tjahjo Kumolo: Ada Ormas Ngakunya Pancasila, tetapi Terselubung Mendongkel Pancasila

Namun di sisi lain, gubernur justru mendapat banyak penghargaan.

"Jatim bagus kepala daerahnya dapat penghargaan terus, tapi bupati wali kota banyak kena OTT," ucapnya.

Karena itu, Tjahjo meminta calon kepala daerah untuk memahami dan berhati-hati dalam area rawan korupsi.

Area rawan ada di perencanaan anggaran, penyaluran dana hibah dan bansos, retribusi dan pajak, serta pengadaan barang dan jasa.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Kepsek yang Paksa Orangtua Siswa Baru Beli Seragam di Koperasi Terancam Dicopot

Regional
Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Unair Bakal Uji Coba Obat Covid-19 di Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X