Di Kendal, Membuat e-KTP Belum Bisa Sehari Jadi

Kompas.com - 08/05/2018, 15:29 WIB
Ilustrasi: e-KTP yang telah selesai dicetak. KOMPAS/WISNU WIDIANTOROIlustrasi: e-KTP yang telah selesai dicetak.

KENDAL, KOMPAS.com - Heri Suparno, warga Pageruyung Kabupaten Kendal ini, memilih pulang dan kembali lagi ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kendal Rabu (9/05) besok, daripada harus menunggu lama.

Heri mengaku antrian untuk mengambil e-KTP, sangat panjang. Sementara dirinya mempunyai pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan.

“Saya datang kesiangan. Nomer antriannya 500 lebih. Besok saja, saya datang lebih pagi,” kata Heri, Selasa (8/05/2018) siang.

Heri mengaku kalau dirinya sudah rekam e-KTP pada bulan Agustus 2017. Sesuai jadwal, tanggal 3 Mei ini sudah jadi.

“Selama ini saya hanya mendapat surat keterangan, pengganti e-KTP. Fungsinya sama,” ujarnya.

Warga Kendal lain, asal Kecamatan Sukorejo, Brianx L Darmawan, mengaku kalau dirinya sudah rekam data e-KTP April 2018 kemarin. Sesuai dengan jadwalnya, hari ini e-KTP nya jadi.

Baca juga : Gubernur Klaim Layanan E-KTP di Kaltara Tercepat

“Hari ini jadi, saya tunggu sampai nanti dipanggil. Nomer saya 342,” tambahnya.

Tidak seperti Eko, Brianx tidak diberi surat keterangan pengganti e-KTP, tetapi surat untuk mengambil e-KTP.

Terkait dengan hal itu, kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal, Bambang Dwiono, mengatakan ada sekitar 200 lebih orang yang datang ke kantor Dispendukcapil untuk rekam data e-KTP.

Mereka kemudian menerima surat keterangan pengganti e-KTP atau kwitansi untuk mengambil e-KTP.

“Kalau e-KTP, jadinya belum bisa sehari. Sebab data itu harus dikirim ke server pusat. Setelah masuk baru bisa dicetak. Persoalannya, data yang masuk ke pusat kan, se-Indonesia. Jadi menunggunya lama,” ujarnya.

Bambang mengaku, alat rekam data yang dimiliki oleh Dispendukcapil Kendal ada 5. Namun yang berfungsi ada 4, karena satunya rusak.

“Rencana kami akan mengajukan 5 alat lagi, biar pelayanannya cepat,” tambahnya.

Data di Dispendukcapil, menurut Bambang, dari 737.947 orang wajib e-KTP di Kabupaten Kendal, hingga akhir April 2018 ini, yang belum rekam data ada 26.719 orang. Harapannya, hingga akhir 2018 , semuanya sudah rekam data.

“Kalau mencari Kartu Keluarga, akte kelahiran, bisa 1x24 jadi,”  tegasnya. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Regional
Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Kuku Bocah 9 Tahun Dicabut, Tubuh Disundut Rokok

Regional
Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Tiba di Jeddah saat Penangguhan Terbit, 30 Jemaah dari Gresik Diizinkan Menunaikan Umrah

Regional
Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal Masalah Kemacetan, Berakhir Damai

Regional
Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Menantu Bunuh Mertua dengan Keji Gegara Tak Dipinjami Rp 3 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X