Cerita Peserta SBMPTN 2018 Kaget Sampai Grogi Saat Dikeluarkan dari Ruangan

Kompas.com - 08/05/2018, 15:02 WIB
Sejumlah peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (8/5). Menurut data Panitia Lokal 46 SBMPTN 2018 saat ini tercatat 43.824 peserta mengikuti SBMPTN di Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA FOTO/Andreas Fitri AtmokoSejumlah peserta mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (8/5). Menurut data Panitia Lokal 46 SBMPTN 2018 saat ini tercatat 43.824 peserta mengikuti SBMPTN di Daerah Istimewa Yogyakarta.

SURABAYA, KOMPAS.com - Chris Lourentino Agungputrajaya kaget. Peserta tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 ini tiba-tiba dikeluarkan oleh pengawas dari ruang ujian di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Selasa (8/5/2018).

Pengawas ruang ujian mengeluarkannya dari ruangan karena tidak terdaftar dalam presensi SBMPTN.

Pengawas ruang ujian SBMPTN di Untag Muhammad Ishaq Abdussalam mengatakan, peserta atas nama Chris Lourentino Agungputrajaya sejak awal tidak ada nomor peserta ujian baik di presensi maupun nomor peserta yang tertempel di bangku.

"Saya khawatir kalau mungkin joki, makanya kami keluarkan dulu untuk diverifikasi panitia," kata Ishaq.


Baca juga: SBMPTN Berbasis Android, Begini Caranya

Namun setelah berkonsultasi dengan pihak panitia, Chris akhirnya bisa kembali masuk ruang ujian dengan menambahkan catatan pada berita acara pengawas.

Chris mengaku berdasarkan kartu peserta ujian, dia seharusnya berada di ruang L509 Untag.

"Saya daftar daring seperti teman-teman saya, sampai halaman verifikasi saya sudah dapat lokasi ujian di Untag," ujar siswa SMA Kristen Petra 1 Surabaya itu.

Baca juga: Salah Cetak "Kemenangan" Jadi "Kenangan" di Spanduk untuk Prabowo

Chris menegaskan, dia juga baru melihat ruangan ujian pada kartu peserta hari ini ketika ditanya pihak panitia. Setelah dikeluarkan dari ruangan dan diverifikasi di ruang sekretariat, pihak panitia memutuskan untuk mengembalikan peserta ke ruang ujian.

"Tambah grogi saya, tapi senang juga bisa masuk ruangan lagi," tuturnya.

Sebanyak 60.727 peserta mengikuti SBMPTN di panlok 50 tahun ini. Peserta tersebar di kampus swasta dan sekolah di sekitar lima PTN di Surabaya.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X