Kompas.com - 08/05/2018, 00:21 WIB
Paslon nomor urut 1, Ganjar-Taj Yasin pakai kemeja putih dan Paslon nomor urut 2, Sudirman-Ida Fauziyah pakai batik dalam debat terbuka Pilkada Jateng 2018 putaran kedua di Hotel Best Western Premier Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (3/5/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniPaslon nomor urut 1, Ganjar-Taj Yasin pakai kemeja putih dan Paslon nomor urut 2, Sudirman-Ida Fauziyah pakai batik dalam debat terbuka Pilkada Jateng 2018 putaran kedua di Hotel Best Western Premier Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (3/5/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Debat kandidat antar pasangan calon di Pilkada Jawa Tengah dinilai tidak banyak membantu untuk menggaet calon pemilih.

Pemilih dinilai telah menentukan pilihan politiknya sejak awal. Mereka tidak terpengaruh dengan debat yang telah digelar dua kali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah itu.

"Kalau ada pengaruh, itu tidak besar. Pemilih sudah tentukan pilihan sejak awal," ujar Arya Fernandes, peneliti di centre for strategic and International studies (CSIS) di sela pemaparan Hasil pemilihan CSIS di Jawa Tengah, Senin (7/5/2018).

Arya mengatakan, pada dua pelaksaan debat di Pilkada Jateng, pasangan calon baik Ganjar Pranowo-Taj Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah menjadikan ke isu kemiskinan, pertanian dan lapangan kerja sebagai komoditas utama.

Baca juga : Debat Kedua Pilkada Jateng, Ganjar Siap Bahas soal Korupsi E-KTP

Isu-isu itu, kata dia, dinilai hanya berpengaruh kepada calon pemilih yang belum menentukan pilihannya atau masih ragu-ragu.

Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa pengaruh debat untuk memilih salah satu pasangan calon tidak besar. Jika pun ada, mereka adalah pemilih ragu-ragu, atau pemilih yang menentukan pilihannya di detik terakhir menjelang hari pencoblosan.

"Mereka umumnya di perkotaan, mereka yang berpendapatan menengah ke atas, berpendidikan tinggi dan tidak berafiliasi ke partai politik," ucapnya.

Dalam bocoran hasil surveinya untuk Jawa Tengah, CSIS melihat pasangan Sudirman-Ida akan sulit mengejar ketertinggalan dari petahana. Bahkan, petahana dalam hal ini pasangan nomor urut 1 diprediksi akan menang lebih dari 50 persen.

Suara pasangan Ganjar-Yasin disumbang dari daerah-daerah, serta mengoptimalkan basis massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

"Petahana kemungkinan menang diatas 50 persen dengan memaksimalkan suara di daerah, mengoptimalkan basis masa PDIP dan kepala daerah yang diusung PDIP," pungkasnya. 

Kompas TV KPU jawa Tengah bekerja sama dengan KompasTV untuk penayangan debat Pilkada.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.