Jelang Puasa, 70 Ton Bawang Bombay Disita Polisi di Surabaya

Kompas.com - 07/05/2018, 16:41 WIB
70 ton bawang bombay ukuran kecil disita polisi di Surabaya. KOMPAS.com/Achmad Faizal70 ton bawang bombay ukuran kecil disita polisi di Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Menjelang bulan Ramadhan, 70 ton bawang bombay berukuran kecil disita polisi di Surabaya.

Selain berpotensi merusak pasar bawang di tanah air, bawang dari India itu dianggap melanggar aturan importasi.

Peredaran bawang bombay itu terendus polisi setelah banyak menerima laporan dan keluhan dari agen-agen bawang merah di Surabaya yang menemukan peredaran bawang bombay ukuran kecil di pasaran.

Menurut Kepala Satuan Tugas Pangan Polri, Irjen Setyo Wasisto, dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 105 tahun 2017, bawang bombay yang boleh diimpor ukuran diameternya minimal 5 centimeter.

"Tapi yang kami sita ini diameternya 3,5 centimeter," uajrnya di Surabaya, Senin (7/5/2018).

Baca juga : Sepekan Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pangan di Batam Mulai Naik

Sebenarnya ada 114 ton bawang bombay yang masuk ke Surabaya sejak April lalu. Namun 44 ton sudah diedarkan ke pasar-pasar tradisional di Surabaya.

Para pengedar menjualnya dengan harga lebih rendah dari bawang produksi lokal.

"Jika bawang merah produksi lokal seharga Rp 20.000-23.000 per kilo, bawang bombay ukuran kecil ini dijual Rp 13.000 per kilonya. Ini bahaya, apalagi menjelang bulan puasa," jelasnya.

Masuknya bawang bombay ke Tanah Air, karena importir berhasil mengelabui petugas.

Baca juga : ASN Diingatkan Waspadai Kegiatan Ramadhan Bernuansa Politik

Mereka meletakkan bawang bombay ukuran besar di atas bawang bombay ukuran kecil, sehingga lolos pemeriksaan bea dan cukai.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan pihak importir dalam hal ini Direktur Utama PT Jakarta Sereal sebagai tersangka. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sukiyah, 27 Tahun Berdiam di Rumah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus

Kisah Sukiyah, 27 Tahun Berdiam di Rumah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus

Regional
Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X