Prabowo: Kekayaan Bangsa Indonesia Hanya Dinikmati Segelintir Orang

Kompas.com - 06/05/2018, 05:27 WIB
Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di halaman Ponpes Sunan Drajat, Sabtu (5/5/2018).KOMPAS.com / Hamzah Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di halaman Ponpes Sunan Drajat, Sabtu (5/5/2018).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut, kekayaan alam yang dimiliki Indonesia hingga saat ini masih dinikmati oleh segelintir orang.

Hal itu disampaikan Prabowo, pada saat memberikan pidato di hadapan ribuan santri dan pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Sunan Drajat, yang berada di Dusun Banjar Anyar, Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan, Sabtu (5/5/2018). Termasuk, para kader Partai Gerindra yang menghadiri acara.

“Amanah pendiri bangsa kita, mewajibkan kita untuk mengelola negeri ini dengan azas kekeluargaan. Bahwa semua sumber daya bumi, air, dan semua kekayaan yang terkandung di dalamnya, harus dikuasai Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” kata Prabowo.

“Tapi kenyataan yang kita lihat sekarang, hanya segelintir saja orang yang menguasai hampir sebagian besar kekayaan Indonesia,” sambungnya.

Dikatakan oleh Prabowo, temuan tersebut berdasarkan yang dia dapatkan pada saat berkeliling Indonesia. Karena itu, hingga saat ini kesejahteraan belum dirasakan oleh semua lapisan masyarakat di Indonesia.

“Saya sampaikan hampir setiap hari di media. Bukan dengan tujuan menghasut, bukan dengan tujuan untuk memanas-manasi, tapi dengan tujuan untuk membangkitkan kesatuan, dengan tujuan menggugah, pencerahan. Dengan tujuan, agar rakyat Indonesia mengerti bahwa kekayaannya sedang diambil, dan hal ini akan mengakibatkan suatu bencana bagi rakyat Indonesia, bagi bangsa dan Negara kita,” tegas dia.

Apabila kesenjangan terus terjadi, Prabowo meyakini, Indonesia tidak akan mencapai kemakmuran, seperti yang dicita-citakan bersama oleh para pendiri bangsa dan Negara ini beberapa tahun lalu.

“Kalau kita tidak mampu menjaga kekayaan kita, di ujungnya kita akan mengalami suatu keadaan yang sangat-sangat tidak kita inginkan,” ucap dia.



Close Ads X