Kompas.com - 05/05/2018, 17:22 WIB

MUARAENIM, KOMPAS.com - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Muara Enim, Sumatera Selatan menangkap seorang pelaku pencurian yang punya modus mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi.

Pelaku yang diketahui bernama Arison (28) ditangkap petugas ketika berada di kediamannya di Kota Bumi, Lampung, Jumat (4/5/2018).

 

Informasi yang dihimpun, Arison dan Karim (masih diburu polisi), diketahui telah berhasil menguras tabungan seorang polisi bernama Frangky (29) sebesar Rp 40 juta. 

Frangky yang ketika itu hendak mengambil uang dari mesin ATM di RM Saung Eva di Desa Kepur, Muara Enim, mendadak kartu ATMnya tersangkut.

Arison dan Karim yang berada di sana langsung berpura-pura menolong korban untuk mengambil kartu ATM yang tersangkut. Seketika itu, korban memasukkan nomor PIN miliknya sehingga dilihat oleh pelaku.

Baca juga: Hati-hati, Begini Aksi Pengganjal ATM di Minimarket...

Karena kartu ATM tak kunjung keluar, akhirnya Frangky meninggalkan lokasi. Setelah Frangky pergi, Arison dan Karim langsung mengambil kartu ATM itu dan mentransfer ke rekening mereka hingga Rp 40 juta.

"Setelah mendapatkan laporan korban, kami langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil rekaman CCTV yang ada di mesin ATM, kami mendapatkan identitas kedua pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP Willian Harbensyah, Sabtu (5/5/2018).

Dari rekaman wajah kedua pelaku, petugas mengetahui jika uang milik Frangky ditranfser ke dua rekening para pelaku.

"Korban baru menyadari ketika berada di rumah, setelah dicek uangnya sudah hilang. Modus kedua pelaku ini mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi," ujar Willlian.

Arison pun harus menahan sakit di kaki kirinya usai mendapatkan tembakan dari petugas karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Pihak Polres Muara Enim hingga saat ini sedang memburu Karim yang menjadi kawanan para pelaku.

"Mereka berbagi peran, Arison yang mengarahkan korban dan Karim mengintip dari kaca luar, untuk melihat PIN korban. Kami masih kembangkan apakah ada TKP lain," ucap Willian.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kompas TV Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Polda Metro Jaya semakin gencar berpatroli di sejumlah anjungan tunai mandiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.