Jejak Kasus Penistaan Pancasila oleh Rizieq Shihab hingga Dihentikan

Kompas.com - 05/05/2018, 12:09 WIB
Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan. POOL / REPUBLIKA / RAISAN AL FARISI Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan.

KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat memberhentikan penyidikan terhadap kasus dugaan penistaan Pancasila oleh Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penghentian penyidikan terhadap kasus itu ditandai dengan diterbitkannya Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus itu pada akhir Februari 2018.

Polisi beralasan, tidak cukup bukti untuk meneruskan penyidikan.

"Iya dihentikan, tidak cukup bukti," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, Jumat (4/5/2018).

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan oleh putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri.

Berikut ini perjalanan kasus penistaan Pancasila oleh Rizieq Shihab selama sekitar 1,5 tahun hingga diberhentikan oleh polisi.

27 Oktober 2016

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sukmawati Soekarnoputri melaporkan Rizieq atas dugaan pelecehan Pancasila dan Bung Karno. Dia menilai, ceramah Rizieq yang diduga terjadi di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, telah melecehkan Pancasila dan Bung Karno yang merumuskannya.

Ceramah itu terekam dalam video yang sudah beredar dua tahun lalu. Sukmawati melaporkan Rizieq di Bareskrim Mabes Polri. Lalu laporan dilimpahkan ke Polda Jawa Barat.

5 Januari 2017
Polisi memanggil Rizieq untuk pertama kalinya. Namun, Rizieq tak datang dengan alasan sakit.

11 Januari 2017
Polisi memanggil 10 saksi ahli, seperti saksi ahli bahasa dan siber.

12 Januari 2017
Polisi memanggil Rizieq untuk kedua kalinya. Rizieq datang dan dia diperiksa selama 6,5 jam. Pemeriksaan seputar tesisnya yang bertemakan Pancasila serta video ceramah yang dilaporkan Sukmawati.

Dalam pemeriksaan itu, Rizieq tidak mengakui ucapannya dan menganggap video yang dijadikan barang bukti merupakan video editan.

Rizieq merasa dirinya difitnah atas laporan Sukmawati itu. Dia menyatakan siap menggugat balik Sukmawati.

Selama Rizieq diperiksa, sejumlah massa FPI mendatangi Polda Jawa Barat dan terlibat bentrok dengan massa kontra Rizieq, Gerakan Mahasiswa Bawah Indonesia (GMBI), yang juga datang.

13 Januari 2017
Sukmawati datang ke Mapolda Jawa Barat untuk mengecek kelanjutan laporan yang dilayangkannya. Sukmawati menegaskan tak akan mencabut laporan dan meminta maaf seperti yang disampaikan Rizieq sebelumnya.

19 Januari 2017
Polisi menaikkan status perkara kasus dugaan penistaan Pancasila ini ke tahap penyidikan. Namun, status Rizieq masih saksi karema polisi masih membutuhkan keterangan sejumlah saksi.

Pada saat ini, Rizieq melunak dan berharap polisi memediasi dirinya dengan Sukmawati.

Di sela kedatangannya untuk mengadu ke Komisi III DPR RI, dia menyatakan keinginannya agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

23 Januari 2017
Polisi melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan Pancasila selama 7 jam.

Rizieq masih berstatus saksi. Alasan polisi masih sama, mereka masih butuh keterangan sejumlah saksi mata karena Rizieq menyangkal orang di dalam rekaman video itu adalah dirinya.

Pada hari itu juga, Sukmawati kembali menolak permintaan Rizieq untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan.

30 Januari 2017
Polisi melakukan gelar perkara untuk kedua kalinya dan Rizieq ditetapkan sebagai tersangka. Meski menjadi tersangka, Rizieq tidak ditahan. Karena menurut polisi, sesuai peraturan, dua pasal tersebut hanya membebankan hukuman kurungan penjara di bawah lima tahun.

1 Februari 2017
Rizieq mengungkapkan harapannya pada proses praperadilan yang diajukannya.

2 Mei 2017
Kejati Jawa Barat telah menerima berkas perkara tahap satu kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno, namun belum ditetapkan lengkap atau P-21.

4 Mei 2018
Polda Jabar menyatakan bahwa kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno oleh Rizieq diberhentikan. Polisi telah mengeluarkan SP3 sejak akhir Februari 2018.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.