Cerita Anak Penjaga WC Umum Raih Nilai Tertinggi UNBK Se-Jawa Timur - Kompas.com

Cerita Anak Penjaga WC Umum Raih Nilai Tertinggi UNBK Se-Jawa Timur

Kompas.com - 05/05/2018, 06:45 WIB
Fera Febiyanti, pelajar dari Jombang yang meraih nilai UNBK SMK Terbaik se-Jawa Timur.Surabaya.tribunnews.com/Sutono Fera Febiyanti, pelajar dari Jombang yang meraih nilai UNBK SMK Terbaik se-Jawa Timur.

JOMBANG, KOMPAS.com — Namanya Fera Febiyanti (17). Siswi SMKN Mojoagung, Jombang, ini meraih nilai tertinggi dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) se- Jawa Timur untuk tingkat SMK.

Pertama kali mengetahui bahwa dia adalah peraih nilai tertinggi di tingkat SMK seprovinsi. Fera setengah tidak percaya.

Itu terjadi karena dirinya merasa ada soal matematika yang tidak terlalu yakin dijawabnya dengan benar. Namun, ketika pihak sekolah meyakinkan dirinya mendapat nilai tertinggi, Fera langsung sujud syukur.

Setelah diumumkan mendapatkan nilai 380 yang merupakan nilai tertinggi SMK se-Jawa Timur, Fera yang sempat datang ke sekolah langsung disalami dan diberikan selamat oleh para guru.

"Tentu senang dan bahagia karena mendapat nilai tertinggi," kata Fera saat ditemui di rumah orangtuanya Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jumat (4/5/2018).

Baca juga: Kisah Huang Hua, Mantan Rival Susi Susanti dari China yang Memutuskan Jadi WNI (2)

Fera mengaku, tidak ada resep khusus yang diterapkannya sehingga meraih nilai tertinggi. Dia mengaku hanya punya resep "klasik", yakni tekun dan giat belajar.

"Saya hanya rutin belajar setiap hari. Tak terkecuali hari libur, saya tetap belajar," tutur Fera.

Fera mengaku menjadwal waktu belajarnya minimal selama dua jam setiap hari. Biasanya, itu dilakukannya usai pulang sekolah dan malam sebelum berangkat tidur.

Yang juga membantu menopang prestasinya adalah hobi yang ditekuni sejak kecil, yakni membaca.

"Dengan membaca, saya merasa pengetahuan terus bertambah. Saya tidak pernah bosan membaca," kata Fera.

Putri penjaga WC umum

Fera datang dari keluarga yang secara ekonomi pas-pasan. Ayahnya, Carwis (40), setiap hari bekerja sebagai penjaga ponten atau WC umum di pasar tradisional dekat rumahnya.

Carwis mengaku tidak ada yang istimewa dari mereka dalam mendidik anaknya. Namun, karena sadar dengan kehidupan ekonomi yang pas-pasan, sang ayah kerap memotivasi anaknya untuk tekun belajar dan juga rajin beribadah.

"Yang agak membedakan barangkali, saya juga menekankan kepada anak untuk disiplin dengan waktu, menghargai waktu. Saya minta dia memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mendukung pendidikan dan masa depannya," ungkap Carwis.

Baca juga: Kisah Desy Wanita Berhijab Penolong Anjing Liar, "Rezeki Allah yang Atur" (2)

Kini Fera sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri di Malang melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Fera mengaku siap melanjutkan studi ke jenjang Strata Satu, dan berusaha kembali mengukir prestasi. Dia tidak ingin mengecewakan orangtuanya, yang bersusah-payah mencari biaya sekolahnya.

"Meski orangtua saya hanya bekerja sebagai penjaga ponten, tapi saya tetap bangga. Saya juga berupaya tidak minder, bahkan memacu semangat saya agar tidak kalah dengan yang lain," tutur Fera.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Anak Penjaga WC Umum di Jombang Raih Nilai UNBK SMK Terbaik se-Jawa Timur


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Megawati: Kenapa Ya, Perempuan Indonesia Tidak Mau Jadi seperti Saya?

Megawati: Kenapa Ya, Perempuan Indonesia Tidak Mau Jadi seperti Saya?

Nasional
Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Internasional
Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Nasional
Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Masih Ada Pemilih yang 'Mendua', Tim Jokowi-Ma'ruf Akan 'Door to Door'

Masih Ada Pemilih yang "Mendua", Tim Jokowi-Ma'ruf Akan "Door to Door"

Nasional
Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Regional
Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Megapolitan
Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Regional
6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

Regional
Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Megapolitan
[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

Regional
3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

Regional
Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Nasional
Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Regional
Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Regional

Close Ads X