Jelang Ramadan, Batam Impor Beras Thailand 1.000 Ton - Kompas.com

Jelang Ramadan, Batam Impor Beras Thailand 1.000 Ton

Kompas.com - 04/05/2018, 17:10 WIB
Ilustrasi berasKOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi beras

BATAM, KOMPAS.com - Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam mengaku pasokan pangan di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menjelang Ramadan hingga lebaran aman.

Kepala Dinas Ketahana Pangan Kota Batam, Mardanis mengatakan, masyarakat Batam tidak perlu cemas dengan menipisya stok pangan di Batam.

Sebab stok pangan seperti beras, telor, gula dan kebutuhan pokok lainnya dipastikan aman hingga lebaran nanti.

"Jika ada stok yang habis, berarti ada oknum pengusaha yang bermain, seperti melakukan penimbunan atau hal lainnya," ujar Mardanis, Jumat (4/5/2018).

Baca juga : Budi Waseso Jamin Stok Beras Milik Bulog Aman

Seperti beras. Konsumsi beras masyarakat Batam setiap bulannya sekitar 7.000 ton. Kebutuhan tersebut aman hingga usai lebaran nanti.

"Bahkan untuk antisipasi hal-hal yang tak dinginkan, kami impor beras dari Thailand sebanyak 1.000 ton melalui Bulog," jelas Mardanis.

" Beras itu untuk jaga-jaga saja, mana tahu tingkat konsumsi bertambah. Setidaknya kami memiliki banyak stok," tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zarefriadi mengatakan, harga jual beras di Batam sangat tinggi.

Bahkan harganya melebihi harga eceran tertinggi (HET) beras yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp 9.950 per kg untuk beras medium, dan Rp 13.300 per kg untuk beras premium.

"Tingginya harga jual beras di Batam dikarenakan banyak faktor," kata Zarefriadi.

Baca juga : Jelang Lebaran, Pemerintah Fokus Turunkan Harga Beras dan Daging

Faktor tersebut di antaranya, Batam bukan daerah penghasil beras. Kemudian letak geografis Batam terbilang cukup panjang sehingga biaya transportasinya cukup tinggi. 

"Hal ini biasanya yang membuat beras naik harga, meski stok beras di tingkat distributor terbilang aman. Makanya kami hanya berserah diri dan menunggu suplai beras dari Bulog untuk menekan ini semua," ungkapnya.

Jika dilihat dari HET, sambung dia, harga jual beras di Batam sangat melanggar dan merugikan masyarakat.

Namun pihaknya belum bisa melakukan tindakan tegas karena tidak memiliki solusinya.

"Setidaknya untuk saat ini stok beras kita aman hingga usai lebaran nanti," ujarnya.

Seperti diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Engartiasto Lukita menjelaskan, HET beras diatur berdasarkan zonasi.

Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi dianggap sebagai wilayah produsen beras.


Di wilayah tersebut, harga beras medium yang ditetapkan Rp 9.450 per kg dan premium Rp 12.800 per kg.

Sementara untuk wilayah lainnya yang membutuhkan ongkos transportasi lebih, harga tersebut ditambah Rp 500.

Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Seorang Kakek Diduga Cabuli Teman Cucunya di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Fakta-fakta soal Penerobosan Rombongan Mobil Presiden di Tol Cimanggis

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini, Sudah Siap?

Nasional
Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Bantu Keluarga Miskin, Seorang Polisi di Bengkulu Kumpulkan Sampah

Regional
Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Politisi PSI: Bung Fadli Zon, Kreativitas Ada Batasnya....

Nasional
Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Kejagung Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Alex Noerdin dalam Kasus Dana Bansos Sumsel

Nasional
Close Ads X