Cerita Korban Kosambi Bandung, Uang Tabungan Nikah Ludes Dilalap Api

Kompas.com - 04/05/2018, 12:22 WIB
Sri Ayu Nurdaningsih (26) salah seorang korban kebakaran di Kampung Karees Kulon RT 03 RW 06 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, saat memunguti perabotan sisa kebakaran, Jumat (4/5/2018) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISri Ayu Nurdaningsih (26) salah seorang korban kebakaran di Kampung Karees Kulon RT 03 RW 06 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, saat memunguti perabotan sisa kebakaran, Jumat (4/5/2018)

BANDUNG, KOMPAS.com - Sri Ayu Nurdaningsih (26) tak bisa menyembunyikan pilu menatap rumahnya yang hangus terbakar api.

Rumah keluarganya turut ludes dalam kebakaran hebat di Kampung Karees Kulon RT 03 RW 06 Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Jumat (4/5/2018) pagi, Ayu mencoba mencari sisa perabotan rumah yang masih bisa terpakai. Beberapa piring, sendok dan baju dagangan ibunya dimasukannya ke dalam karung putih.

Ayu merasa kalut sebab bukan hanya tempat tinggalnya yang hancur.

Rencana pernikahan adiknya juga terancam batal karena uang tabungan ibunya yang diselipkan di tumpukan baju tak bisa terselamatkan.

"Hari Senin depan, adik mau syukuran menikah. Ibu nyimpen uang di bawah baju. Adalah Rp 2-3 juta," ujar Ayu saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran di Kosambi Bandung, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Nominal uang yang hilang memang tak seberapa. Namun, Ayu teringat jerih payah ibunya yang berusaha menabung dari hasil jualan kerudung. Apalagi ayahnya tak bisa kembali bekerja karena sakit diabetes.

"Ya pasrah saja, saya usahakan nikahnya tetap terlaksana tapi mungkin gak sesuai rencana awal. Karena berkas sudah masuk ke KUA. Tadinya kan mau di gedung serbaguna tapi sepertinya rencana berubah," kata Ayu.

Ayu pun teringat betul masa kecilnya di rumah berukuran 3x6 meter persegi itu. Rumah itu baru saja direnovasi. Belum juga setahun sejak bantuan bedah rumah dari mantan Pangdam III/Siliwangi Dedi Kusnadi Thamim mereka terima.

"Saya dari lahir di sini. Duli rumah saya dari bilik (semi permanen) jelek, mau roboh. Tahun lalu, alhamdulillah dapat bantuan dari Pak Dedi jadi dua lantai. Eh sekarang kebakaran," kata Ayu lirih.

Baca juga : 3 Jam Mencari Bocah Surya di Tengah Kobaran Api

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X