PT KAI Siapkan 16 Kereta Tambahan untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik

Kompas.com - 04/05/2018, 10:12 WIB
Kondisi Stasiun Senen pada Kamis (31/8/2017). Jelang libur Idul Adha, PT KAI menambah delapan perjalanan kereta tambahan untuk pemberangkatan dari Stasiun Gambir. Kompas.com/Alsadad RudiKondisi Stasiun Senen pada Kamis (31/8/2017). Jelang libur Idul Adha, PT KAI menambah delapan perjalanan kereta tambahan untuk pemberangkatan dari Stasiun Gambir.

BOGOR, KOMPAS.com - Daerah Operasi (Daop) I Jakarta PT Kereta Api Indonesia ( KAI) akan mengoperasikan 16 kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan mudik saat Lebaran 2018.

Executive Vice President PT KAI Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah memprediksi, jumlah pemudik kereta api pada lebaran tahun ini akan meningkat.

"Tiap tahun jumlah pemudik yang menggunakan kereta api selalu naik. Kami sediakan kereta tambahan dari yang sudah ada sekarang untuk antisipasi hal itu," ucap Dadan, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/4/2018).

Dadan menambahkan, sejauh ini ada 59 kereta api reguler yang sudah beroperasi di wilayah Daop I Jakarta.

Baca juga : KAI Daop I Tambah 5 Perjalanan KA Parahyangan

 

Selain menambah jumlah angkutan kereta api saat lebaran nanti, pihaknya juga fokus meningkatkan sarana dan kapasitas prasarananya.

Untuk tiket mudik lebaran, sambung Dadan, masyarakat sudah dapat memesannya lewat aplikasi online yang bekerja sama dengan PT KAI.

"H-90 sebelum lebaran sudah bisa dipesan. Kami prediksi kenaikan jumlah pemudik untuk Daop I ini sekitar 3-4 persen," katanya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X