Terlibat Kasus Perdagangan Manusia, Kepala Desa di NTT Ditangkap Polisi

Kompas.com - 02/05/2018, 16:40 WIB
Ratusan warga Kota Kupang, NTT menggelar aksi bisu Kompas. com/Sigiranus Marutho BereRatusan warga Kota Kupang, NTT menggelar aksi bisu

KUPANG, KOMPAS.com - Kepala Desa Limakoli, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur ( NTT) berinisial HK (56), ditangkap anggota Kepolisian Daerah NTT, karena terlibat kasus perdagangan manusia.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT AKBP Bambang Hermanto mengatakan, HK ditangkap bersama adiknya berinisial JK (47).

Bambang menyebut, HK dan JK terlibat kasus perdagangan manusia, dengan korban Naomi Hailitik.

"Naomi Hailitik direkrut dari desanya, tanpa diketahui oleh orang tuanya dan tidak memiliki dokumen. Saat direkrut pada tahun 2007 lalu, Naomi masih berusia 13 tahun," ungkap Bambang kepada sejumlah wartawan di Markas Polda NTT, Rabu (2/5/2018).


Kasus ini  baru dilaporkan orangtua Naomi, Jonathan Hailitik ke polisi pada 19 September 2017 setelah Naomi kembali dari Malaysia.

Baca juga : Gubernur NTT: Saya Tak Ingin Kiriman Peti Jenazah Lagi dari Malaysia

Kedua pelaku ini, baru berhasil ditangkap di tempat yang berbeda pada Bulan April 2018 lalu.

Orangtua Naomi kata Bambang, baru mengetahui anaknya berada di Malaysia pada 2011 lalu.

Berdasarkan keterangan Jonathan Hailitik, Naomi dibawa HK dengan alasan akan dipekerjakan di perusahaan mebel.

Namun begitu tiba di Kupang, Naomi justru diberangkatkan ke Malaysia melalui Jakarta.

Semua dokumen Naomi dipalsukan. KTP-nya dibuat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kupang. Padahal, Naomi berasal dari Kabupaten Rote Ndao.

Baca juga : Dalam Tiga Bulan, 18 TKI Asal NTT Meninggal di Malaysia

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 6 dan pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, junto pasal 103 ayat 1, junto pasal 35 huruf c, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri dengan ancaman hukuman paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Susur Sungai dan Faktor Cuaca, Mahfud MD: Jangan Berspekulasi

Soal Susur Sungai dan Faktor Cuaca, Mahfud MD: Jangan Berspekulasi

Regional
Kronologi Pasutri di Riau Bunuh Seorang Nenek karena Kesal Ditagih Utang Rp 200.000

Kronologi Pasutri di Riau Bunuh Seorang Nenek karena Kesal Ditagih Utang Rp 200.000

Regional
Mahfud MD Minta Sekolah Awasi Ketat Kegiatan Ekstrakurikuler

Mahfud MD Minta Sekolah Awasi Ketat Kegiatan Ekstrakurikuler

Regional
Datangi Korban, Mahfud MD Sampaikan Dukacita Pemerintah atas Tragedi Susur Sungai Sempor

Datangi Korban, Mahfud MD Sampaikan Dukacita Pemerintah atas Tragedi Susur Sungai Sempor

Regional
Mengaku Bisa Gandakan Uang hingga Rp 20 Miliar, Dukun di Bali Diamankan Polisi

Mengaku Bisa Gandakan Uang hingga Rp 20 Miliar, Dukun di Bali Diamankan Polisi

Regional
Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Usai Makan Daging Anjing, 25 Orang Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Basarnas Yogyakarta Ralat Jumlah Korban Tewas Susur Sungai di Sleman

Regional
Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Regional
Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Universitas Andalas Siapkan 1.500 Mahasiswa untuk Kampus Merdeka

Regional
Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Menganggur, Cakades Gagal Buka Jasa Pengganda Uang, Klaim Dibantu 40 Jin

Regional
2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

2 Tahun Jadi Buronan, Pencuri Oil Boom Pertamina Ditangkap Saat Mabuk

Regional
Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Ini Alasan Seorang Istri di Sumbar Bunuh Suami dengan Pisau Dapur

Regional
Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Kepala SMPN 1 Turi: Jujur Saya Tak Mengetahui Adanya Program Susur Sungai Kemarin, Mereka Tidak Laporan

Regional
Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Minibus Terguling di Tanjakan hingga Menabrak Rumah

Regional
'Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit'

"Aku Pegangan Batu tapi Arus Besar, Keseret, Kegulung, Kaki Terjepit"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X