Hadiri Deklarasi Cagub NTT, 12 ASN Sumba Timur Ditegur Komisi ASN

Kompas.com - 02/05/2018, 08:02 WIB
Ilustrasi: Pilkada Serentak 2018 ANTARA FOTO/Nova WahyudiIlustrasi: Pilkada Serentak 2018

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 12 Aparatur Sipil Negara ( ASN) di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT) diberi peringatan keras oleh Komisi ASN. Mereka ditegur karena menghadiri deklarasi salah satu pasangan calon gubernur NTT.

Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna mengatakan, 12 ASN itu hadir dalam deklarasi pasangan Calon Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Yosef Nae Soi di Lapangan Pemuda Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Sumba Timur, 6 Januari 2018.

"Surat dari Komisi ASN dikeluarkan 17 April 2018, dengan perihal rekomendasi atas pelanggaran netralitas ASN di Sumba Timur. Surat itu ditujukan untuk bupati Sumba Timur, dengan tembusannya salah satunya untuk Bawaslu NTT," ungkap Jemris, Selasa (1/4/2018).

Menurut Jemris, Komisi ASN menerima laporan dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sumba Timur, terkait 12 ASN yang mengikuti deklarasi pasangan cagub, pada 18 Januari 2018.

Baca juga : Marianus Sae Ditahan KPK, PDI-P Tetap Berjuang Menangkan Pilkada NTT

Jemris merinci, 12 ASN tersebut yakni Juspan (Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur), Domu Warandoy (Asisten Pemerintahan dan Kesra).

Kemudian Marthen Kalukur Lijang (Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Penilaian Kinerja, Penghargaan dan Pembinaan Disiplin Aparatur pada BK dan PSDMD).

Lalu, Tinus Ndjurumbaha (Kepala Bidang di Dinas Ksesehatan), Diana Novita Rambu Ata (Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Pangan), dan Yohanis Gah (Sekretaris Bappeda).

Selanjutnya, Marthinus T Hinggiranja (Kepala Sub Bagian pada Bagian Pemerintahan dan Otda) dan Anton Agustinus Pombu (Kepala Seksi di Dinas Pariwisata).

Serta Frans Eduard Mangi (Staf di Dinas Perindag), Umbu Ngadu Ngamu (Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan), Octaviana Atalinda (Staf di BKPSDMD) dan Fekky AM Parinussa (Guru SD Bangawatu).

Baca juga : Bupati Ngada Diduga Bakal Pakai Uang Suap untuk Ongkos Pilkada NTT

Tim Komisi ASN kemudian melakukan klarifikasi terhadap 12 ASN. Mereka mengakui menghadiri deklarasi itu, untuk mendengarkan visi misi pasangan cagub-cawagub dan menonton hiburan artis dangdut Inul Daratista.

"Namun setelah dilakukan telaah oleh Komisi ASN terhadap keterangan 12 ASN dan juga dokumen lainnya yang diperoleh, 12 ASN itu tidak terbukti melakukan tindakan politik praktis," ucap Jemris.

Karenanya, 12 ASN hanya diberi peringatan agar di waktu mendatang tidak mengulangi perbuatan mereka.

Hal itu juga menjadi pembelajaran bagi ASN lainnya di Kabupaten Sumba Timur, agar tidak terlibat dalam politik praktis.

Kompas TV Para pemilih yang belum merekam data e-KTP tersebar di 14 kabupaten/kota.


Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Ibu Melahirkan di Tengah Lautan, Bayinya Dihadiahi Naik Kapal Gratis Seumur Hidup

Kisah Ibu Melahirkan di Tengah Lautan, Bayinya Dihadiahi Naik Kapal Gratis Seumur Hidup

Regional
Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Duduk Perkara Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Berawal dari Kemacetan di Jalan

Regional
Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X