Hasanudin: Peringatan Hari Buruh Jangan Diartikan Demo Hura-hura

Kompas.com - 01/05/2018, 19:17 WIB
Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin ikut memetik teh bersama ratusan buruh pemetik teh di Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018). Dokumentasi Tim Sukses HasanahCalon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin ikut memetik teh bersama ratusan buruh pemetik teh di Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Tubagus Hasanudin atau yang akrab disapa Kang Hasan menilai, peringatan Hari Buruh yang biasa ditandai dengan aksi demo seharusnya tidak disalahartikan sebagai kegiatan yang negatif.

Menurut dia, aksi tersebut seharusnya dimaknai sebagai pengingat kepada pemerintah dan pemangku kepentingan terkait, untuk terus meningkatkan taraf perekonomian para buruh, dan mewujudkan kesejahteraan mereka.

"Peringatan Hari Buruh jangan diartikan demo hura-hura. Ini sebuah peringatan positif bahwa siapapun pejabatnya, ingat buruh itu masih perlu diangkat harkat dan martabatnya," kata Hasan di Bandung, Minggu (29/4/2018).

Lebih lanjut Hasan menambahkan, siapapun yang menjadi pemimpin di Jawa Barat kelak, wajib untuk memperjuangkan hak para buruh dari segala aspek, mulai dari penghasilan yang layak, pelayanan kesehatan yang baik, hingga peningkatan SDM buruh melalui pendidikan yang baik.

"Yang paling penting, siapapun yang jadi pejabatnya dari mulai bawah hingga presiden harus sepakat meningkatkan kualitas hidup buruh," tuturnya.

Baca juga : Aksi Demo Hari Buruh di Yogyakarta Berakhir Ricuh

Hasan juga menyinggung tentang isu tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dan terprovokasi.

Meski begitu, mantan anggota Komisi I DPR RI itu menegaskan, jika terdapat tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia secara ilegal, maka pihak terkait baik dinas mapun kepolisian harus segera bertindak tegas dan membereskan masalah tersebut.

Baca juga : May Day di Ungaran, Ribuan Buruh Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Mobil

 

Dengan demikian, lanjut dia, masyarakat tidak dirugikan dengan semakin menyempitnya lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja di Indonesia.

"Data yang di-launching Imigrasi itu yang kita pegang. Tetapi harus ada solusi, siapapun yang kerja di republik ini, terutama tenaga asing, harus ada prosedur dan izin khusus. Kalau ada yang berkeliaran, harus ada ditindak hukum," tandasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Mantan Pejabat PDAM Karawang Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi Dana Kerja Sama

Tiga Mantan Pejabat PDAM Karawang Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi Dana Kerja Sama

Regional
Stiker Bansos Covid-19 Pakai Foto Bupati dan Wakilnya, Ini Penjelasan Wabup Serang

Stiker Bansos Covid-19 Pakai Foto Bupati dan Wakilnya, Ini Penjelasan Wabup Serang

Regional
Terdampak Polusi, Warga Turun ke Jalan Hadang Truk Batu Bara

Terdampak Polusi, Warga Turun ke Jalan Hadang Truk Batu Bara

Regional
Per 13 Agustus Perbatasan Aceh Tamiang-Sumut Diperketat, Ada Syarat Masuk Aceh

Per 13 Agustus Perbatasan Aceh Tamiang-Sumut Diperketat, Ada Syarat Masuk Aceh

Regional
Kasat Reskrim Selayar Diduga Lecehkan 3 Polwan, Korban Tolak Dimediasi

Kasat Reskrim Selayar Diduga Lecehkan 3 Polwan, Korban Tolak Dimediasi

Regional
Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali

Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali

Regional
2 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Poliklinik RSUD Nunukan Tutup 14 Hari

2 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Poliklinik RSUD Nunukan Tutup 14 Hari

Regional
Gempa 5,2 Magnitudo di Maluku Utara Terasa hingga Sulawesi Utara

Gempa 5,2 Magnitudo di Maluku Utara Terasa hingga Sulawesi Utara

Regional
Masuk Zona Hijau, Solok Selatan Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 13 Agustus

Masuk Zona Hijau, Solok Selatan Buka Sekolah Tatap Muka Mulai 13 Agustus

Regional
Seluruh Pejabat Pemkot Banjarbaru Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Seluruh Pejabat Pemkot Banjarbaru Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Regional
10 Tahanan Titipan di Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Salah Satunya WN Rusia

10 Tahanan Titipan di Lapas Kerobokan Positif Covid-19, Salah Satunya WN Rusia

Regional
Wali Kota Wafat karena Covid-19, Mendagri Beri Mandat Wakil Wali Kota Pimpin Banjarbaru

Wali Kota Wafat karena Covid-19, Mendagri Beri Mandat Wakil Wali Kota Pimpin Banjarbaru

Regional
Suami Pembantu yang Cabuli Bayi 8 Bulan Ternyata Mantan Residivis

Suami Pembantu yang Cabuli Bayi 8 Bulan Ternyata Mantan Residivis

Regional
Bupati Agam Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Gerindra: Polisi Jangan Berpolitik Praktis

Bupati Agam Jadi Tersangka Ujaran Kebencian, Gerindra: Polisi Jangan Berpolitik Praktis

Regional
Bea Cukai Temukan Truk Angkut Jutaan Rokok Ilegal Ditutupi Cabai Keriting dan Kerupuk

Bea Cukai Temukan Truk Angkut Jutaan Rokok Ilegal Ditutupi Cabai Keriting dan Kerupuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X