May Day, Ribuan Buruh Ring I Jatim Masuk Surabaya

Kompas.com - 01/05/2018, 16:47 WIB
Aksi buruh dari Sarbumusi menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya KOMPAS.com/Achmad FaizalAksi buruh dari Sarbumusi menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Ribuan buruh di wilayah industri Ring I Jawa Timur memasuki Surabaya dalam rangka aksi Hari Buruh ( May Day), Selasa (1/5/2018). Mereka masuk Surabaya dari berbagai arah.

Massa buruh menentukan sejumlah titik aksi, yakni di kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan; gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura; gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo dan; kantor Dinas Tenaga Kerja Jatim di Jalan Menanggal.

Sejak Selasa siang, massa buruh dari berbagai elemen sudah mulai memasuki Kota Surabaya. Massa buruh dari Sidoarjo masuk melalui kawasan Rungkut Industri. Buruh dari Pasuruan melalui Bundaran Waru. Massa buruh dari Mojokerto dari pintu masuk Driyorejo. Sementara buruh dari Gresik masuk melalui kawasan Jalan Demak, Surabaya.

Selain mengendarai ratusan motor, massa buruh juga membawa truk yang dilengkapi sound system pengeras suara, serta spanduk bertuliskan tuntutan buruh. Pergerakan mereka dikawal pengamanan polisi.


Di depan Gedung Negara Grahadi, kelompok buruh dari Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) melantunkan bacaan shalawat selain berorasi.

Baca juga : Kisah Painem, Buruh Anyam Tikar yang Tetap Bekerja Meski Alami Stroke dan Mata Buta

 

Mereka mendesak pemerintah segera memperbaiki pelayanan BPJS Kesehatan untuk buruh, menolak PP 78 atau upah murah, menolak tenaga kerja asing dan meminta penghapusan union busting.

Berdasarkan izin pemberitahuan yang masuk ke Polrestabes Surabaya, jumlah buruh yang menggelar aksi saat May Day di Surabaya mencapai 9.850 buruh dari berbagai elemen buruh yang berasal dari kawasan industri Ring I Jawa Timur yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto.

Baca juga : Plt Gubernur Jateng: Jangan Memprovokasi Buruh Memusuhi Pengusaha

Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Bambang Sukmo Wibowo mengatakan, polisi sudah melakukan langkah antisipasi dan pengamanan menyambut aksi buruh di Surabaya.

"Selain menerjunkan 1.000 lebih personel, kami juga lakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X