Lapor Polisi, Warga TTU Mengaku Dianiaya 10 Tentara Selama Dua Jam

Kompas.com - 01/05/2018, 09:50 WIB
Bernadus Feka (35), saat melapor ke Markas Polres TTU, Senin (30/4/2018) malam Dokumen BernadusBernadus Feka (35), saat melapor ke Markas Polres TTU, Senin (30/4/2018) malam

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Bernadus Feka (35), Warga Kampung Oeana, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku disiksa 10 anggota TNI.

Penganiayaan dilakukan di Pos Pengamanan Perbatasan TNI Yonif 715/Motuliato, Sektor Barat, Oelbinose, Desa Tasinifu, Rabu (25/4/2018).

Bernadus yang berprofesi sebagai sopir truk itu mengaku dipukul, ditendang pada bagian kepala, punggung, telinga, dada dan tubuh lainnya.

Saat disiksa, kedua tangan Bernadus diikat menggunakan tali skiping. Bernadus juga dipukul pakai sebatang kayu di bagian belakang hingga pingsan.

Saat siuman, Bernadus disiram dengan air dan langsung dijemur di panas matahari dengan posisi kedua tangannya yang masih terikat.

"Saya dianiaya dan disiksa oleh sekitar 10 orang anggota TNI, selama kurang lebih dua jam, mulai dari pukul 10.00 Wita dan mereka lepaskan saya sekitar pukul 12.30 Wita," ungkap Bernadus kepada Kompas.com, Selasa (1/5/2018).

Saat kejadian, Bernadus sempat meminta alasan kenapa dirinya disiksa. Namun, ia tetap dianiaya tanpa ada jawaban.

Ia mengaku berulang kali memohon maaf, tapi tidak dihiraukan.

Setelah disiksa, Bernadus mengaku, diancam oleh komandan pos dan salah seorang anggota TNI, agar tidak melaporkan kejadian itu kepada siapapun.

Jika melapor, Bernadus diancam, rumah dan mobilnya akan dibakar. Ia juga diancam akan dibunuh.

"Mereka (TNI) mengatakan, kalau saya dianiaya karena nakal dan mengajari warga Kampung Oeana untuk nakal dan tidak mau bekerja dengan anggota TNI di sumber mata air Oelfaub," ungkap Bernadus.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X