Kompas.com - 30/04/2018, 22:07 WIB
Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin ikut memetik teh bersama ratusan buruh pemetik teh di Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018). Dokumentasi Tim Sukses HasanahCalon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin ikut memetik teh bersama ratusan buruh pemetik teh di Desa Patengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) menilai, kesenjangan pembangunan yang terjadi antara wilayah Jawa Barat utara dan selatan menjadi masalah kompleks.

Menurut Tubagus Hasanudin atau yang akrab disapa Kang Hasan, pembangunan wilayah Jawa Barat Selatan jauh tertinggal dibandingkan dengan wilayah utara, baik pembangunan infrastruktur maupun ekonomi.

Untuk itu, pasangan Hasanah memiliki terobosan baru, yakni membangun jalur kereta api dan jalan raya Jawa Barat lintas (Rajawali) untuk meratakan pembangunan antara kedua wilayah tersebut.

“Dengan konsep Jalur Rajawali ini seluruh wilayah di Jabar terhubung dengan baik dan merata,” kata Hasan, Senin (30/4/2018).

Baca juga : Partai Hanura Kubu Daryatmo Alihkan Dukungan ke Pasangan Hasanah

Menurut purnawirawan Jendral TNI tersebut, Jawa Barat memiliki potensi besar yang bisa digali untuk dikembangkan, di antaranya agribisnis, agroindustri, industri kelautan dan pariwisata terpadu.

"Melalui jalur Rajawali, pemerintah harus mampu mengoptimalkan sumberdaya lahan, pesisir dan kelautan yang ada di wilayah Jabar Selatan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan anggota Komisi I DPR RI itu menambahkan, dengan adanya jalur penghubung seluruh wilayah Jawa Barat, ketimpangan yang selama ini terjadi akan bisa terselesaikan.

Baca juga : Hasanudin Bakal Bangun Tempat Kreatif bagi Generasi Milenial

 

Selain itu, lanjut Hasan, berbagai kegiatan perekonomian juga akan ikut berkembang seiring tersedianya infrastruktur yang memadai.

"Kalau Infrastrukturnya tersedia, maka investor pun akan berduyun-duyun menanamkan modalnya di Jabar selatan. Dampaknya terhadap ketersediaan lapangan kerja yang mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Barat," tandasnya.

Kompas TV Berikut tujuh program unggulan Hasanah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.