Ini Motif 2 Gadis yang Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Pria Difabel - Kompas.com

Ini Motif 2 Gadis yang Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Pria Difabel

Kompas.com - 29/04/2018, 08:42 WIB
Melkianus Djami alias Licuk bersama keluarganya mendatangi Markas Polres Kupang Kota dan membuat laporan polisi, Jumat (27/4/2018)KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere Melkianus Djami alias Licuk bersama keluarganya mendatangi Markas Polres Kupang Kota dan membuat laporan polisi, Jumat (27/4/2018)

KUPANG, KOMPAS.com — Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Pinten Bagus Satrianing Budi mengatakan,  SI (17) dan SR (19) mengaku hanya iseng saat melakukan pelecehan seksual terhadap Melkianus Djami alias Licuk (23),  pria difabel.

Kedua gadis itu sudah diamankan dan diperiksa  aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari hasil pemeriksaan sementara, motif kedua perempuan ini melakukan pelecehan seksual  hanya iseng saja," ucap Pinten kepada sejumlah wartawan di Kupang, Sabtu (28/4/2018).

Saat melakukan pelecehan itu, ada yang merekam dalam bentuk video, kemudian menyebarkan melalui media sosial (Facebook) sehingga menjadi viral.

Baca juga: Seorang Pria Difabel Polisikan 2 Remaja Putri karena Pelecehan Seksual

Untuk orang yang merekam aksi pelecehan seksual itu lanjut Pinten, pihaknya telah mengetahui identitasnya, tetapi masih didalami secara intensif.

"Kami akan menggunakan fakta dan hasil pemeriksaan saja. Kami akan memeriksa secara obyektif dan tidak terpengaruh intervensi dari korban maupun pelapor. Memang korban adalah penyandang difabel, tapi kita juga mencari faktor-faktor lain dari sumber yang lain," sebutnya.

Dua perempuan muda itu dijerat dengan Pasal 281 KUHP terkait pelecehan seksual di muka umum dengan ancaman hukuman 2,5 tahun sehingga keduanya tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor.

Pihaknya juga masih menelaah untuk menjerat penyebar video pelecehan itu dengan Undang,-Undang ITE.

Sebelumnya diberitakan, Melkianus Djami alias Licuk (23), penyandang Difabel asal Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan dua orang perempuan muda ke polisi karena mengaku dilecehkan.

Licuk melaporkan dua remaja perempuan berinisial SI (17) dan SR (19) ke Markas Polda NTT, Jumat (27/4/2018) malam.

Namun dari Polda NTT, mereka kemudian mengantar Licuk bersama keluarganya untuk membuat laporan di Markas Polres Kupang Kota.

Licuk melapor ke polisi didampingi sang ibu kandung Katarina Djami dan beberapa keluarga terdekatnya.

Licuk, meski seorang difabel,  kesehariannya bekerja sebagai tukang parkir di sebuah rumah makan di Jalan El Tari, Kupang.

Pelecehan seksual yang dialami Licuk, dibuatkan dalam video dan telah menyebar dan viral di media sosial.

Katarina Djami mengaku sakit hati karena putra bungsunya yang berkebutuhan khusus diperlakukan seperti itu.

"Saya laporkan dua perempuan itu ke polisi agar mereka segera diproses secara hukum. Kami keluarga besar tidak terima Licuk diperlakukan seperti itu," sebutnya.


Terkini Lainnya

Kapolri Lantik Kepala Divisi Humas dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Kapolri Lantik Kepala Divisi Humas dan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung

Nasional
'Aku Tak Tahu Rencana Allah, Hanya Berdoa agar Tahu di Mana Anak-anak Sekarang...' (3)

"Aku Tak Tahu Rencana Allah, Hanya Berdoa agar Tahu di Mana Anak-anak Sekarang..." (3)

Regional
Kerabat Keluarga Tewas di Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya, Tuhan...

Kerabat Keluarga Tewas di Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya, Tuhan...

Megapolitan
China Unjuk Kemampuan Jet Siluman J-20 Miliknya

China Unjuk Kemampuan Jet Siluman J-20 Miliknya

Internasional
Polda Jabar Bentuk Empat Satgas Bantu Daerah Terkena Bencana

Polda Jabar Bentuk Empat Satgas Bantu Daerah Terkena Bencana

Regional
Kebiasaan Mencuri Antar Tutor Bahasa di Kampung Inggris ke Jeruji Besi

Kebiasaan Mencuri Antar Tutor Bahasa di Kampung Inggris ke Jeruji Besi

Regional
Advokat Lucas Anggap Pengadilan Tipikor Tak Berwenang Adili Perkaranya

Advokat Lucas Anggap Pengadilan Tipikor Tak Berwenang Adili Perkaranya

Nasional
Kematian Bocah 13 Tahun usai Laga Muay Thai Picu Perdebatan di Thailand

Kematian Bocah 13 Tahun usai Laga Muay Thai Picu Perdebatan di Thailand

Internasional
Cerita Saksi Mata Robohnya Tembok SD secara Tiba-tiba yang Tewaskan 1 Pemotor

Cerita Saksi Mata Robohnya Tembok SD secara Tiba-tiba yang Tewaskan 1 Pemotor

Regional
Tembok Sekolah Tiba-tiba Roboh Timpa Pemotor, 1 Tewas dan 4 Luka-luka

Tembok Sekolah Tiba-tiba Roboh Timpa Pemotor, 1 Tewas dan 4 Luka-luka

Regional
Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp 50 Juta untuk Keluarga Korban Lion Air Alfiani

Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp 50 Juta untuk Keluarga Korban Lion Air Alfiani

Regional
Lahan Parkir Dadakan, Upaya Meraup Rezeki dari Lokasi Tes CPNS...

Lahan Parkir Dadakan, Upaya Meraup Rezeki dari Lokasi Tes CPNS...

Regional
Jubir Tegaskan Tim Prabowo-Sandi Tak Terkait Aksi 211

Jubir Tegaskan Tim Prabowo-Sandi Tak Terkait Aksi 211

Nasional
47 Siswa SD di Bandung Mual Usai Jajan Susu Kemasan, 5 Anak Positif Keracunan

47 Siswa SD di Bandung Mual Usai Jajan Susu Kemasan, 5 Anak Positif Keracunan

Regional
Kirim Buku Gratis, Program yang Digagas Jokowi, Kini Terhenti

Kirim Buku Gratis, Program yang Digagas Jokowi, Kini Terhenti

Nasional

Close Ads X