Pendaki Masih Nekat Meski Gunung Dempo Statusnya Berbahaya

Kompas.com - 28/04/2018, 14:28 WIB
Karolin (17) salah satu pendaki Gunung Dempo yang ditemukan dalam kondisi selamat, dievakuasi tim SAR. HandoutKarolin (17) salah satu pendaki Gunung Dempo yang ditemukan dalam kondisi selamat, dievakuasi tim SAR.

PAGARALAM, KOMPAS.com - Sebanyak 15 pendaki lokal yang melakukan pendakian ke Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, diketahui masuk tanpa izin kepada pos pendakian yang ada di sana.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Dempo, Mulyadi mengatakan, wisata pendakian gunung Dempo sebenarnya telah ditutup sejak November 2017.

Sebab, sampai saat ini status gunung yang memiliki ketinggian 3159 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, masih berstatus waspada tingkat dua.

Baca juga : Pendakian Gunung Ijen Ditutup, Ini Pilihan Tempat Wisata di Banyuwangi

"Kondisi gunung berbahaya untuk pendakian, sudah kita ingatkan warga, tetapi mereka tetap ngotot, padahal membahayakan,” kata Mulyadi, Jumat (27/4/2018).

Lolosnya 15 pendaki lokal ke Gunung Dempo, membuat pihak keamanan gunung menjadi waspada agar kejadian tersebut tidak kembali terulang.

“Mereka di luar pantauan kita, dan memang tidak melapor. Sudah lama diterbitkan jika pendakian ditutup terlebih dahulu. Pendakian hanya diperbolehkan batas radius tiga kilometer dari puncak, ” ujar dia.

Baca juga : Tim SAR Temukan Satu Pendaki yang Hilang di Gunung Dempo

Sebelumnya, Tim SAR Pagaralam bersama Kelompok Pencinta Alam (KPA) Besema FORPA melakukan penyisiran di sepanjang jalur pendakian Tugu Rimau Gunung Dempo untuk mengevakuasi Karolin dan Sunar, akibat pingsan saat hendak turun.

Karolin berhasil ditemukan dengan kondisi terkena hypotermia, dan dilarikan ke Rumah Sakit Besemah untuk dilakukan perawatan. Akan tetapi, hingga saat ini, petugas SAR belum juga menemukan Sunar yang ikut pingsan ketika turun. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X