Amien Rais: Mana Mungkin KPK Berani Usut Bank Century, BLBI

Kompas.com - 27/04/2018, 22:12 WIB
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Kompas.com/Rakhmat Nur HakimKetua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, meminta agar penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikap netral di Pilpres 2019. Jangan sampai KPK digunakan sebagai alat untuk menyodok lawan politik.

"Jangan sampai, misalnya loh ini, terutama di pusat, itu KPK dijadikan alat untuk menyodok lawan politik," ujar Amien Rais seusai pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih, di kediamannya Pandeansari, Condong Catur, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (27/4/2018).

Amien Rais meminta, KPK bisa menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum dengan jujur. Jangan sampai, KPK mau diintervensi.

"KPK saya minta yang jujur, KPK menegakan hukum, jangan sampai diintervensi. Tebang pilih itu harus dijauhkan, kalau orang lain dikejar-kejar kalau konco dewe (teman sendiri) dilindungi, itu tidak boleh," ucapnya.

(Baca juga : Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud Politik? )

Amien mengungkapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah diintervensi dan dijadikan alat.

"Menurut saya KPK sudah jadi alat," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Amien Rais menyebut KPK lembaga yang melakukan obstruction of justice. Sebagai lembaga penegak hukum, KPK menenggelamkan, menutupi, dan memendam hal-hal yang besar.

"Saya bukan ahli hukum, tetapi obstruction of justice itu artinya menenggelamkan, menutupi, memendam hal-hal yang besar jangan diangkat. Tetapi sebagai hiburan ada OTT, mana mungkin KPK berani (mengusut tuntas) Bank Century, ga berani, BLBI ga berani," tandasnya.

(Baca juga : Amien Rais Sebut PAN Dukung Prabowo, Ini Tanggapan Zulkifli Hasan )

Pemilu 2019, imbuhnya, akan berkualitas jika tidak ada politik uang. Selain itu tidak ada keterlibatan pihak asing di dalam pemilu.

"Saya lugas, jadi insya Allah kalau tidak ada politik uang, kemudian lembaga hukum tidak digunakan untuk politisasi dan terakhir tidak ada keterlibatan dari pengaruh asing, hasilnya akan yahud," pungkasnya. 

Kompas TV Amien membicarakan tentang pertemuan alumni 212 dengan presiden.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.