Menghilang, Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Anggota DPRD Dihentikan

Kompas.com - 25/04/2018, 15:50 WIB
IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menghentikan kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Kendal berinisial R.

R diduga menggunakan agenda resesnya di Balai Desa Gondang, Kecamatan Cepiring, Kendal untuk kampanye calon gubernur Jawa Tengah nomor urut dua pada hari Minggu (11/3/2018).

Kasus yang menerpa politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akhirnya dihentikan karena yang bersangkutan menghilang.

"Yang kasus anggota DPRD Kendal dihentikan karena yang bersangkutan menghilang saat penyidikan," ujar Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Saka, di Semarang, Rabu (25/4/2018).


(Baca juga : Pasar Murah oleh Timses Paslon Termasuk Pelanggaran Pemilu )

Fajar mengatakan, pihak sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) tidak dapat menemukan R ketika proses penyidikan. Padahal penyidikan di tingkat kepolisian terbatas selama 14 hari.

"Selama lebih dari 14 hari tidak ditemukan, akhirnya dihentikan," ucapnya.

Selain anggota DPRD Kendal, Gakkumdu juga memberhentikan kasus kepala desa di Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang inisial CI dengan alasa yang sama. CI menghilang saat proses penyidikan.

Fajar menambahkan, meski R telah diberhentikan, pihak Gakkumdu Kendal telah berhasil mengajukan Z ke meja hijau. Z diduga diperintah R membagi-bagikan uang untuk memilih pasangan nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah.

(Baca juga : Survei Cyrus Network: Elektabilitas PDI-P Ungguli Parpol Peserta Pemilu Lain )

Namun saat putusan pada Rabu (18/4/2018), Z diputus bebas. Z dinyatakan tidak bersalah karena saat melakukan dugaan pelanggaran pemilu tidak disertai dengan unsur kesengajaan.

Meski demikian, Bawaslu tetap mengajukan keberatan, hingga mengajukan banding.

"Yang kasus Z, jaksa sudah resmi mengajukan banding," tandas Fajar. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X