Dedi Mulyadi: Generasi Milenial Itu Justru Paham Pentingnya Lingkungan

Kompas.com - 24/04/2018, 06:33 WIB
Cawagub Jabar Dedi Mulyadi, bertemu dengan Arifin (55), seorang pemulung yang kondisinya lumpuh di Kecamatan Subang, Kabupaten Purwakarta, Senin (23/4/2018). KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHACawagub Jabar Dedi Mulyadi, bertemu dengan Arifin (55), seorang pemulung yang kondisinya lumpuh di Kecamatan Subang, Kabupaten Purwakarta, Senin (23/4/2018).

KUNINGAN, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, zaman milenial itu justru menjalankan pemahaman pembangunan dengan dasar pentingnya peran lingkungan di suatu daerah atau negara. 

"Justru generasi zaman milenial itu membuat pembangunan dengan dasar pertimbangan tak mengganggu lingkungan. Bukan zaman milenial seperti kita yang dianggap membangun dengan merusak lingkungan," ungkap Dedi saat berkunjung ke Kuningan, Senin (23/4/2018).

Dedi memisalkan, suatu daerah yang melakukan pembangunan tanpa mengindahkan aspek lingkungan pasti akan muncul bencana alam.

Soalnya, alam terganggu atau berubah fungsinya hanya karena ingin disebut sebagai daerah zaman milenial.

Bukan hanya dilihat secara fisik pembangunan, justru pemahaman kepada generasi sekarang tentang zaman milenial yang menganut falsafah lingkungan harus segera disosialisasikan.

"Jangan hanya karena ingin disebut sebagai generasi milenial terus merusak lingkungan dan menjadi siksaan bagi masyarakat setempat. Ini pemahaman yang harus kita perbaiki. Toh, di luar negeri justru merujuk pembangunan kepada pentingnya alam sekitar," tambah dia.

Baca juga: Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Dedi menilai falsafah pentingnya kelestarian alam untuk menjaga keseimbangan lingkungan sudah diajarkan sejak zaman dulu di seluruh daerah Jawa Barat.

Dengan demikian, pembangunan bisa dijalankan sedemikian rupa, tetapi harus melalui pengelolaan tata ruang yang tak mengganggu lingkungan.

"Pembangunan di era milenial ini tentu bisa dilakukan semodern mungkin, tapi tetap jangan sampai mengganggu lingkungan alam sekitar," ungkapnya.

Cegah banjir melalui alam

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Regional
Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Regional
Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Regional
Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Regional
Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X