Saat Konser Rhoma Irama, Pendukung Sudirman-Ida Kenakan Kaus #2018GantiGubernurJateng

Kompas.com - 24/04/2018, 05:58 WIB
Pendukung paslon gubernur dan wakil gubernur Jateng, Sudirman-Ida. KOMPAS.com/IKA FITRIANA Pendukung paslon gubernur dan wakil gubernur Jateng, Sudirman-Ida.

MAGELANG, KOMPAS.com - Para pendukung pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said dan Ida Fauziyah, terlihat kompak mengenakan kaus bertulisan #2018GantiGubernurJateng.

Kaus itu dipakai di tengah rangkaian konser Nada dan Dakwah Rhoma Irama, di Lapangan Butuh, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/4/2018).

Kaus berwarna hitam dengan tulisan di bagian depan itu menjadi perhatian tersendiri mengingat belakangan ini tengah heboh tagar serupa di kancah perpolitikan nasional.

Menanggapi hal ini, Sudirman menyatakan bahwa kaus tersebut merupakan ekspresi dan keseriusan dari para pendukung dan relawan dalam upaya memenangkan dirinya pada Pilkada Jateng 2018.

Ia menganggap hal itu sebagai pendorong dan penguat energi mereka untuk terus bergerak.

"Suasana seperti ini sudah muncul di mana-mana. Kemarin saya di Banyumas juga banyak yang mengenakan kaus seperti ini. Memang tujuan berkompetisi ini karena ingin memperbaiki kepemimpinan," jelas Sudirman.

Baca juga: Ketika Sudirman-Ida Duet dengan Rhoma Irama...

Menurut dia, kaus menjadi alat komunikasi dengan pesan yang terus-menerus diulang.

Cara ini dinilai mudah untuk memberikan pemahaman dan pendidikan politik kepada masyarakat bahwa pergantian pemimpin Jateng akan memberi manfaat yang lebih baik.

"Kaus kan dipakai setiap hari, dengan bahasa dan tulisan yang besar. Bisa terlihat di mana-mana, bahan murah dan bisa dicetak sendiri," ucapnya.

Mantan Menteri ESDM itu menegaskan, kaus #2018GantiGubernurJateng merupakan kreativitas yang tidak terbatas dan sah dilakukan asalkan tidak melanggar ketentuan.

"Yang penting dilakukan secara sehat, legal, dan tidak melanggar hukum, serta memberikan pendidikan politik bagi masyarakat," paparnya.

Salah satu tokoh yang mengenakan kaus tersebut adalah Ketua DPW PKB Jateng, KH Muhammad Yusuf Chudlory atau Gus Yusuf.

Dia menyatakan, hal itu diperbolehkan sepanjang dilakukan sesuai tahapan Pilkada.

"Kaus #2018GantiGubernurJateng adalah legal ketika itu dilakukan pada tahapan-tahapan proses demokrasi, dan 2018 ini kita berupaya mencari figur yang lebih baik, yang membawa Jateng lebih sejahtera adil dan makmur," ungkap Gus Yusuf.

Adapun konser Nada dan Dakwah bertajuk "Konser Salam 2 Jari" itu menghadirkan raja dangdut Rhoma Irama. Ribuan warga memadati lapangan butuh untuk menyaksikan konser tersebut.

Baca juga: Sudirman Janjikan Peningkatan Anggaran Disnaker 2 Kali Lipat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X