Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Diputus Tak Bersalah dalam Kasus Dugaan Politik Uang - Kompas.com

Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Diputus Tak Bersalah dalam Kasus Dugaan Politik Uang

Kompas.com - 21/04/2018, 07:25 WIB
Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Ismiryadi memberi ketarangan pers seusai sidang di Pengadilan Negeri Pangkal Pinang.KOMPAS.com/HERU DAHNUR Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Ismiryadi memberi ketarangan pers seusai sidang di Pengadilan Negeri Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakhumdu) Pilkada Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, kalah dalam sidang dugaan politik uang pada Jumat (20/4/2018) malam.

Ketua Majelis Hakim Sri Endang A Ningsih dalam amar putusannya membebaskan calon wakil wali kota Pangkal Pinang Ismiryadi dari segala tuntutan.

Putusan majelis hakim disambut haru segenap tim sukses dan anggota keluarga Ismiryadi.

Baca juga: Tertidur Saat Sidang, Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Ditegur Hakim

Pada sidang sebelumnya, Ismiryadi yang berpasangan dengan Endang Kusumawati dituntut hukuman 40 bulan penjara serta denda Rp 200 juta.

Namun, hakim menilai tidak cukup bukti untuk menghukum terdakwa dan memutuskan mengembalikan seluruh barang bukti kepada pihak kejaksaan.

Kuasa hukum terdakwa Saleh mengungkapkan rasa syukur atas vonis bebas yang diberikan hakim.

Baca juga: Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Mulai Disidang dalam Kasus Politik Uang

"Ini sebagai bukti bahwa memang sejak awal banyak kejanggalan dalam proses penetapan klien kami sebagai tersangka," kata Saleh seusai persidangan.

Adapun pihak kejaksaan langsung menyatakan banding.

"Ada waktu tiga hari diberikan hakim, kami akan bahas di Gakhumdu," kata Kasie Pidum Kejari Pangkal Pinang R Isjunianto.

Baca juga: Berkas Tersangka Calon Wakil Wali Kota Pangkal Pinang Dilimpahkan

Berdasarkan pantauan Kompas.com, proses persidangan berjalan tertib meskipun dipadati pendukung pasangan calon.

Puluhan personel kepolisian tetap disiagakan di gedung pengadilan.

Kasus ini bermula dari pembagian token listrik Rp 20.000 oleh Ismiryadi saat berkunjung ke sejumlah rumah warga.

Dugaan politik uang dinilai mentah lantaran pembagian dilakukan di sekretariat dan rumah tim sukses.


Terkini Lainnya

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Tangerang adalah Kakak Beradik

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Tangerang adalah Kakak Beradik

Megapolitan

Close Ads X