Kompas.com - 20/04/2018, 07:54 WIB
Kompas TV Demi memenuhi target medali, cabang olahraga gulat akan jalani pelatihan di Bulgaria.

"Waktu mau S2, Bapak tidak bisa membiayai lagi, karena adik-adik saya juga masih sekolah semua. Saya lagi-lagi sempat tidak yakin bisa melanjutkan studi," ungkapnya.

Tyas pun tidak ingin menyerah dengan keadaan dan menanggalkan cita-citanya. Demi bisa membiayai pendidikan S2, anak pertama pasangan Teguh Tuparman dan Retnanik ini mencari penghasilan tambahan dengan bekerja di warung kopi.

Tak hanya itu, Tyas juga berjualan buah Salak di sekitaran UGM.

"Saya bekerja di warung kopi, terus juga berjualan salak di selatan UGM, lalu bekerja di LSM. Ya untuk biaya S2," ucapnya.

Berkat semangatnya, tahun 2009 Tyas melanjutkan kuliahnya di Pasca Sarjana UGM. Pada Tahun 2011, Tyas berhasil meraih gelar master di bidang pariwisata.

"2009 S2 pariwisata di Sekolah Pascasarjana UGM. Saya berhasil lulus itu tahun 2011," urainya.

Usai menyelesaikan S2, Tyas berhasil mencapai impiannya menjadi dosen. Ia mengajar di Universitas Andalas Padang. Tyas kembali ke UGM setelah mendapatkan beasiswa BPPDN Dikti untuk tiga tahun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi S3 di selesaikannya dengan waktu 4,5 tahun. Sehingga 1,5 tahun dirinya harus membiayai kuliahnya sendiri.

Pengorbanan Orangtua

Tyas mengutarakan apa yang dicapainya saat ini memang tidak mudah. Hal ini tidak lepas dari pengorbanan dan doa restu dari orangtua serta keluarganya. Karenanya apa yang diraihnya ini, dipersembahkan untuk kebahagiaan kedua orangtua dan keluarganya.

Perjuangan yang dijalaninya juga membuatnya tersadar bahwa tidak ada kata tidak mungkin bagi orang yang memiliki niat tulus dan kesungguhan.

"Tidak ada yang tidak mungkin ketika ada niat tulus dan kesungguhan hati, itu pelajaran yang saya dapat," tandasnya.

Kini, Tyas masih memiliki satu lagi impian. Tyas berharap suatu saat ayah dan ibunya bisa menyaksikan dirinya dikukuhkan sebagai guru besar.

"Ingin Bapak dan Ibu melihat saya dikukuhkan sebagai guru besar suatu hari kelak," pungkasnya. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X