Terlibat Pungli dan Narkoba, 200 Sipir Dipecat

Kompas.com - 18/04/2018, 20:32 WIB
Menteri  Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat menghadiri pembekalan latihan dasar CPNS di Griya Agung Palembang. KOMPAS.com/Aji YK PutraMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat menghadiri pembekalan latihan dasar CPNS di Griya Agung Palembang.

PALEMBANG, KOMPAS.com — Kementerian Hukum dan HAM memecat 200 sipir sepanjang 2017 di seluruh daerah lantaran mereka terlibat pungli dan narkoba.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, tindakan itu diambil sebagai upaya memperbaiki instansi di setiap lembaga pemasyarakat (lapas) agar tidak ada pungutan liar serta peredaran narkoba di dalam penjara.

Selain itu, menurut Yasonna, dari seleksi penerimaan CPNS, Kemenkumham merupakan instansi yang paling tinggi mencapai 42 persen atau 17.962 pegawai.

"Kami tidak segan untuk memecat, apalagi yang terlibat pungli dan narkoba. Sudah 200 sipir kami pecat. Dari seleksi juga diperketat, menerima pegawai baru sehingga tidak ada lagi aksi pungli dan peredaran narkoba di lapas," kata Yasonna di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/4/2018).

(Baca juga : Kemenkumham: Sipir Lapas Main-main, Selesai Sudah... )

Meski perekrutan sipir paling banyak di Kemenkumham, Yasonna berdalih sampai saat ini masih kekurangan tenaga.

"Tahun ini rencananya kuota akan kami tambah. Meskipun banyak, tapi masih kurang. Tapi dalam perekrutan, benar-benar dilakukan secara selektif," ujarnya.

Kompas TV  Hal itu disampaikan usai ia memberikan pengarahan dan pembekalan kepada CPNS di Kalimantan Selatan.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Regional
Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Regional
Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Regional
Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Regional
Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Regional
Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Regional
Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahi Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Regional
Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Regional
Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Regional
Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Dinilai Rugikan Pemprov Babel, Erzaldi Rosman Minta UU Minerba Dikaji Lagi

Regional
Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Regional
Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Penjelasan Khofifah Soal Kabar Rombongan Gubernur Jatim Kecelakaan di Tol

Regional
Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Polisi Meninggal, Diserang dengan Senjata Tajam Saat Kendarai Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X