Penari Erotis di Pantai Kartini Jepara Dibayar Rp 4 Juta Per 30 Menit - Kompas.com

Penari Erotis di Pantai Kartini Jepara Dibayar Rp 4 Juta Per 30 Menit

Kompas.com - 17/04/2018, 19:45 WIB
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tenga?h memeriksa ketiga penari erotis Pantai Jepara, Selasa (17/4/2018).Dok Polres Jepara Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tenga?h memeriksa ketiga penari erotis Pantai Jepara, Selasa (17/4/2018).

JEPARA, KOMPAS.com — Tarif hiburan sexy dance di Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah,  sebesar Rp 4 juta per 30 menit. Dengan uang sebesar itu, para penari bergoyang erotis diiringi dentuman house music

"Kemarin dibayar Rp 4 juta untuk setengah jam. Rp 4 juta dibagi untuk para penari dan mami selaku agen. Mami dan penari satu paket," kata Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho kepada Kompas.com, Selasa (17/4/2018).

Yudianto menjelaskan, dari keterangan ketiga penari erotis yang kini menjadi tersangka, mereka dan panitia penyelenggara sepakat hiburan sexy dance dilangsungkan di ruangan tertutup tanpa ada kamera yang mengabadikan.

"Pengakuan para penari perjanjiannya seperti itu, namun kenyataan lain. Hanya saja, karena sudah menerima bayaran, terpaksa para penari menuruti sesuai yang ada di lapangan. Kami masih terus dalami kasus ini," kata Yudianto.

(Baca juga: Tiga Penari Erotis di Pantai Kartini Jepara Menyerahkan Diri ke Polisi )

Hasil pemeriksaan sementara, E atau Si Mami adalah agen sexy dancer di Semarang, Jateng, yang sudah beroperasi selama satu tahun. Mengenai sepak terjangnya, kepolisian masih berupaya intensif untuk mengembangkannya.

"Sudah biasa diundang di acara-acara klub motor, mobil, atau acara lain. Pengakuannya sudah berjalan satu tahun. Sementara pengakuannya, penarinya cuma tiga perempuan. Kami masih mendalaminya," ungkapnya.

Hingga kini, Satreskrim Polres Jepara menetapkan tujuh tersangka dalam kasus yang bersinggungan dengan UU Pornografi tersebut. Ketujuh tersangka tersebut adalah dua warga Jepara H dan B (panitia penyelenggara acara).

(Baca juga: Saat Lihat Penari Erotis, Polisi Langsung Bubarkan Acara Klub Motor di Jepara)

H berperan sebagai inisiator sekaligus fasilitator adanya tari erotis. Sementara B adalah pihak panitia penyelenggara acara salah satu klub motor. 

Kemudian, tiga penari erotis dalam kegiatan tersebut merupakan penari salah satu klub "Sexy Dancer" di Semarang. Identitas ketiganya adalah berinisial K asal Pati, V asal Purwokerto dan E asal Semarang.

Tersangka lainnya, AL, bertugas sebagai perantara pencari penari erotis. AL ditangkap di rumahnya kemarin.

Tersangka ketujuh adalah E, warga Semarang. Yang bersangkutan diketahui merupakan "Mami" dari ketiga perempuan penari erotis yang berjoget di HUT salah satu klub motor tersebut.

Pada Selasa (17/4/2018) pagi, E datang menemani ketiga perempuan penari erotis menyerahkan diri di Mapolres Jepara. 


Terkini Lainnya

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional
Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Nasional

Close Ads X