Elektabilitas Turun, Uu Janji Perbanyak Frekuensi ke Masyarakat - Kompas.com

Elektabilitas Turun, Uu Janji Perbanyak Frekuensi ke Masyarakat

Kompas.com - 17/04/2018, 17:52 WIB
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Jabar tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM, dan infrastruktur.ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan visi dan misi saat Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3/2018). Debat pertama calon gubernur dan wakil gubernur Jabar tersebut mengangkat sejumlah isu seperti politik, hukum, ekonomi, pemerintahan daerah, UMKM, dan infrastruktur.

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Uu Ruzhanul Ulum mengomentari hasil survei Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

Dalam rilis hasil survei terbaru kandidat di Pilkada Jawa Barat 2018, LSI mencatat, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (DM4Jabar) meraih elektabilitas tertinggi dengan nilai 43,2 persen menyalip pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu 39,3 persen.

Kemudian, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau pasangan Asyik memiliki angka elektabilitas 8,2 persen dan TB Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) mendapat 4,1 persen.

“Dengan adanya hasil survei LSI saya ucapkan terima kasih,” ujar Uu saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (17/4/2018).

(Baca juga : Elektabilitas Tertinggi Survei LSI, Deddy Mizwar: Rezeki Anak Saleh )

Meski elektabilitasnya dan Ridwan Kamil disalip pasangan DM4Jabar, Uu mengatakan, hal tersebut menjadi motivasi untuk dirinya bisa kembali memimpin elektabilitas di Pilkada Jawa Barat 2018.

“Ini akan jadi obat buat saya, jadi vitamin untuk lebih bergairah lagi memacu elektabilitas dalam ikhtiar saya menuju Rindu Jabar Juara,” ujarnya.

Bupati Tasikmalaya ini mengaku kurang terjun ke masyarakat Jawa Barat.

“Meski ini sepintas menyakitkan, tapi ini justru menggairahkan saya. Ke depan frekuensi kegiatan saya akan ditambah. Kalau biasanya saya habis Maghrib pulang ke rumah dan jam 21.00 WIB sudah tidur, sekarang akan ditambah jam untuk sosialisasi,” ucapnya. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X